Pakar BRIN Saran Pengganti Mahfud dari Nonpartai: Akademisi atau Purnawirawan TNI-Polri

AKURAT.CO Pengamat politik dari Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, mengimbau pengganti Mahfud MD sebagai Menko Polhukam sebaiknya dari kalangan nonpartai.
Sama seperti Mahfud yang nonpartai atau bukan partai politik, penggantinya bisa dari kalangan akademisi atau purnawirawan TNI atau Polri.
Baca Juga: Yusril Ihza Mahendra Hingga Sufmi Dasco Didapuk Jadi Kandidat Kuat Pengganti Mahfud MD
"Untuk pengganti Pak Mahfud sebaiknya juga bukan berasal dari parpol, tapi dari nonparpol, bisa dari akademisi atau purnawirawan," kata Romli kepada Akurat.co, Selasa (30/1/2024).
Selain itu, sosok penggantinya harus setara dengan Mahfud, baik dari segi kapasitas hingga pengetahuan mengenai Kemenko Polhukam.
"Selain itu juga, dia harus memiliki kompetensi dan kapasitas yang bagus, yang mengetahui tupoksi Kemenko Polhukam dan mampu melakukan koordinasi dengan menteri-menteri yang dikoordinir," beber Romli.
"Sosok yang disegani, jika tidak, fungsi koordinasi tidak jalan. Dia hanya sekedar Menko saja, tapi kebijakannya atau ucapannya tidak didengar atau dijalankan oleh menteri-menteri yang lain dalam lingkup polhukam," jelas dia.
Dia pun mengapresiasi langkah Mahfud yang berencana mundur dari kabinet. Lebih baik lagi jika menteri-menteri lain mengikuti jejak Mahfud, terutama yang terlibat langsung dalam Pilpres 2024.
"Saya memberi apresiasi atas keputusan Pak Mahfud MD mundur dari jabatan strategis tersebut, di tengah banyak orang memburunya. Dengan mundur sebagai menteri, Pak Mahfud telah memberikan keteladanan yang mumpuni," ucapnya.
Baca Juga: Jokowi dan Prabowo Makan Bakso Bareng, Jadi Ancaman Psikologis untuk Anies-Imin dan Ganjar-Mahfud
"Mestinya sikap seperti itu diikuti juga oleh menteri-menteri yang lain, terutama menteri yang ikut kontestasi Pilpres agar tidak terjadi abuse of power," pungkas Romli.
Mahfud yang juga merupakan cawapres nomor urut 3, berencana untuk mundur dari jabatannya sebagai Menko Polhukam di Kabinet Indonesia Maju.
Sejumlah kandidat kuat pengganti Mahfud mulai diperbincangkan, seperti Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yuzril Ihza Mahendra; Waketum Partai Gerindra, Habiburokhman; Ketua Harian DPP Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad, hingga Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









