Ramai Kasus Pinjol ITB, Ganjar Janjikan Bunga Pinjaman Pendidikan 0 Persen

AKURAT.CO Kasus skema pembayaran kuliah melalui pinjaman online (pinjol) yang dilakukan Institut Teknologi Bandung (ITB) ramai diperbincangkan masyarakat. Skema ini muncul karena 120 mahasiswa ITB mengalami tunggakan uang kuliah tunggal dan terancam cuti kuliah.
Calon Presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo pun merespons hal ini. Dia berjanji bunga pinjaman pendidikan harus 0 persen. Selain itu, dia juga memastikan pihaknya akan memperluas serta mempermudah beasiswa pendidikan.
Baca Juga: Viral Pinjol untuk UKT Mahasiswa ITB oleh Danacita, OJK: Tak Salahi Aturan
"Ini komitmen Ganjar-Mahfud, bunga pinjaman pendidikan harus 0%. Program "Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana", "SMKN Gratis Lulus Langsung Kerja", "Sekolah Gratis Bebas Pungli", "Gaji Guru Naik", "Dana Riset Ditambah hingga 1% PDB", dan "Memperluas serta mempermudah Beasiswa Pendidikan" juga akan kami laksanakan, Gasspoll," kata Ganjar dikutip laman X resminya @ganjarpranowo, dikutip Rabu (31/1/2024).
Cuitan tersebut menanggapi pertanyaan pengguna X @obedkresna yang mempertanyakan praktik kredit pendidikan dengan bunga.
"Soal student loans. Temen-temen sudah tolak ide ini sejak 2018. Praktik kredit pendidikan dgn bunga melanggar pasal 76 UU Dikti 12/2012. Pinjaman pendidikan itu harus tanpa bunga. Pak Ganjar setuju, gak boleh ada pinjaman pendidikan berbunga. Harus 0%," tulisnya.
Sebelumnya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan layanan pinjol untuk pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT) mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) oleh PT Inclusive Finance Group (Danacita) tak menyalahi aturan.
Kepala Departemen Literasi, Inklusi Keuangan dan Komunikasi OJK, Aman Santosa mengatakan pihaknya telah memanggil Danacita pada 26 Januari 2024 untuk meminta penjelasan permasalahan tersebut.
Baca Juga: Mahfud Mundur dari Kabinet, Arsjad Rasjid: Tidak Ada Perubahan Strategi Kampanye Ganjar-Mahfud
Diketahui bahwa Danacita merupakan Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) yang telah memperoleh izin (legal) dari OJK tanggal 2 Agustus 2021 dan memiliki bisnis utama memberikan layanan pembiayaan pendidikan.
"Menurut keterangannya, Danacita telah melakukan kerja sama dengan ITB dalam rangka penyediaan fasilitas pendanaan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk mahasiswa ITB," ujar Aman dikutip Jumat (26/1/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






