AKURAT.CO Gelombang kritikan kampus kepada Presiden Jokowi harus didengar dan dilaksanakan. Bukan sebaliknya, disetir untuk menyampaikan pujian dan meninabobokan publik.
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebut, kritikan para akademisi menunjukkan demokrasi Indonesia sudah berada pada jurang yang dalam. Kesadaran mereka untuk bersuara harus diapresiasi, bukan dicibir apalagi disetir.
“Para profesor mengatakan aku mau cari apalagi kalau soal ini? Maka, kalau ada yang diperintah untuk membuat tandingan statement untuk dukungan kepada pemerintah, menurut saya telat, dan membelokkan sebuah kejujuran dan fakta itu akan menyakitkan," kata Ganjar, di Karanganyar, Jateng, Rabut (7/1/2024).
Baca Juga: Sikapi Gelombang Petisi, Jokowi Santai Saja
Gelombang kritikan kampus kepada Jokowi diwarnai pengakuan sejumlah rektor yang dikontak untuk memberi video pernyataan, memuji kinerja Presiden Jokowi. Antara lain, mengenai keberhasilan pemerintah mengatasi pagebluk Covid-19.
Ganjar mengingatkan kalau kampus bersuara, maka nurani mereka sudah terganggu. Jangan direspons dengan intervensi untuk mengingkari semangat moral kampus.
"Kampus itu punya kebebasan mimbar akademik. Maka, kalau mereka menyuarakan, maka nuraninya yang ada," kata Ganjar.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









