Timnas AMIN Pastikan Tak Ada Massa Bayaran di Kampanye Akbar

AKURAT.CO Captain Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas AMIN), Muhammad Syaugi Alaydrus, mengatakan massa kampanye akbar yang datang ke Jakarta International Stadium (JIS) bukan massa bayaran.
"Jadi enggak ada massa yang dibayar," kata Syaugi di JIS, Jakarta Utara, Sabtu (10/2/2024).
Baca Juga: Ada Dugaan Penjegalan Pendukung, Anies: Kalau Hati Sudah Bergerak, Semua Bisa Dilalui
Dia menjelaskan, massa yang hadir sangat beragam. Menurut dia, keberagaman itu bukan hanya soal pakaian yang dikenakan, tetapi daerah mereka berasal.
Dengan keberagaman tersebut, dia menegaskan masyarakat ingin menunjukkan sisi persatuan untuk perubahan.
"Ya kita lihat aja pakaian mereka beragam, bukan yg sama dari situlah mereka ini menunjukan keberagaman untuk persatuan. Persatuan itu apa? Untuk perubahan," ujarnya.
"Boleh ditanyakan aja. Tadi saya barusan foto dengan ibu-ibu dari Tegal, udah dua hari dia di sini," sambungnya.
Pantauan di lokasi, terlihat masyarakat berduyun-duyun jalan menuju JIS. Mereka tak segan berjalan sekira 3 kilometer untuk menyaksikan kampanye akbar. Bahkan, ketika berhasil masuk ke pintu gerbang stadion, massa yang tak kedapatan memilih untuk duduk-duduk di sekitar halaman depan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








