Akurat
Pemprov Sumsel

Institusi Pendidikan Diseret ke Politik, Ribuan Perguruan Tinggi Swasta Prihatin dan Deklarasikan Pemilu Damai

Atikah Umiyani | 10 Februari 2024, 23:45 WIB
Institusi Pendidikan Diseret ke Politik, Ribuan Perguruan Tinggi Swasta Prihatin dan Deklarasikan Pemilu Damai

AKURAT.CO Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) melakukan deklarasi Pemilu Damai di Bintaro, Tangerang Selatan, Sabtu (10/2/2024).

Ketua Aptisi, Budi Djatmiko mengatakan, deklarasi ini merupakan wujud keprihatinan terhadap sikap sejumlah guru besar, akademisi dan institusi pendidikan yang belakangan beramai-ramai mengkritik Pemerintahan Presiden Joko Widodo.

"Mestinya ribut-ribut begini tuh bukan diujung, mestinya kita kawal dari pertama terus. Jadi kalau kita mengkritisi diujung, kelihatannya membela calon yang mana," kata Budi.

Ia mengatakan, sebanyak 4.300 Perguruan Tinggi yang tergabung dalam Aptisi menyatakan siap mengawal Pemilu 2024 agar dapat berlangsung dengan jujur, adil, bermartabat dan damai.

Baca Juga: Prabowo Diterpa Isu Hoaks Soal Korupsi Pembelian Pesawat Mirage, TKN Buka Opsi Ambil Langkah Hukum

"Aptisi prihatin, agar tidak terulang lagi saling ribut, terpecah belah di tengah-tengah kita, jadi kita ingin pemilu jujur, adil, bermartabat dan damai," kata Budi.

Deklarasi tersebut diwakili oleh 20 lebih pimpinan Perguruan Tinggi yang menyampaikan beberapa seruan dalam rangka menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Lebih lanjut, ia mengatakan, deklarasi ini juga sebagai wujud kepedulian para civitas akademika terhadap keberlangsungan demokrasi di Indonesia yang bersih, jujur dan berkeadilan dan mensukseskan Pemilu 2024 dengan damai.

"Demi persatuan dan kesatuan bangsa, diharapkan kesadaran kita semua untuk menahan diri tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat menggagalkan pemilu atau kekacauan pemilu," tutur Budi.

Baca Juga: Survei Indonesia Political Expert: Ganjar Mahfud Catat Kenaikan Elektabilitas Tertinggi Jadi 35,4 persen

Adapun, delapan poin pernyataan sikap deklarasi Aptisi agar Pemilu 2024 berjalan damai diantaranya:

1. Mari kita bersama saling menjaga stabilitas kehidupan demokrasi berbangsa dan bernegara dengan tidak saling menyalahkan satu sama lain yang cenderung tendensius.

2. Mari kita bersama saling mengoreksi diri dan memprioritaskan mana yang lebih utama untuk menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara demi masa depan kehidupan demokrasi bangsa.

3. Mari kita bersama mendorong stakeholder terkait untuk mewujudkan reformasi partai politik demi terwujudnya demokrasi yang berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

4. Kepada seluruh pejabat kampus dan akademisi yang mempunyai kerabat, keluarga maupun saudara menjadi caleg atau tim sukses salah satu calon tidak membawa institusi Pendidikan yang menyeret kedalam politik praktis agar Marwah dan keutuhan kampus sebagai forum intelektual tetap terjaga.

Oleh elemen bangsa Indonesia tanpa adanya tendensi politik untuk golongan tertentu demi terwujudnya cita-cita bangsa. kepentingan

5. Bagi seluruh Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang berjumlah 4.356, mari kita bersama berupaya untuk menurunkan suhu Baltik yang berpotensi memecah belah persatuan serta kesatuan bangsa dengan mensosialisasikan kepada Masyarakat demi terciptanya pemilu yang damai, penuh kegembiraan dan persaudaraan dengan mengedepankan kepentingan bangsa.

6. Kami menghimbau kepada seluruh Masyarakat Indonesia yang memiliki hak pilih untuk turut berpartisipasi secara aktif dalam proses Pemilu ini dengan datang ke TPS pada tanggal 14 Februari 2024 dan menggunakan hak pilihnya sesuai dengan hati nurani masing-masing tanpa intervensi dari pihak manapun, demi terwujudnya pemilu yang berkualitas, jujur, adil dan bermartabat.

Baca Juga: Cak Imin: Gema Perubahan dari JIS Wujud Keinginan Rakyat

7. Kami menghimbau kepada masing-masing Pasangan Calon dan Para Pendukungnya untuk menghentikan ujaran ujaran kebencian, hooks serta isu-isu lainnya yang dapat memecah bela persatuan dan kesatuan bangsa.

8. Siapapun Presiden dan Wakil Presiden yang terpilih nanti, Kami menyerukan agar dapat menata kembali kehidupan berbangsa dan bernegara sesuai dengan ide, cita-cita bangsa sebagaimana tertuang dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan kepada segenap komponen bangsa untuk bersatu mendukung Presiden dan Wakil Presiden terpilih hasil Pemilu tahun 2024 sebagai hasil akhir dari pesta demokrasi saat ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.