Prediksi Partai Politik yang Gagal Masuk Senayan, Salah Satunya Partai Gelora dan PSI
AKURAT.CO Prediksi partai politik yang gagal masuk Senayan makin mencuat setelah hasil perhitungan cepat atau quick count dari berbagai lembaga survei mulai beredar. Berdasarkan hasil tersebut, setidaknya terdapat 10 partai politik yang berpotensi tidak berhasil meraih kursi di parlemen.
Adapun syarat parpol yang dapat masuk Senayan alias mendapatkan kursi di Gedung DPR RI dalam Pemilihan Legislatif 2024 adalah mencapai ambang batas atau parliamentary threshold sekitar 4 persen.
Hal ini mengacu pada peraturan Undang Undang (UU) Nomor 7 tahun 2027 tentang Pemilihan Umum, ambang batas perolehan suara adalah paling sedikit 4 persen dari jumlah suara sah secara nasional.
Baca Juga: Sirekap Tembus 51,09 Persen, Prabowo-Gibran Raih 56,83 Persen Suara
Oleh karena itu, parpol yang tidak mencapai persentase suara minimal sebesar 4 persen dipastikan tidak akan dapat mengamankan kursi perwakilannya di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia.
Lantas, siapa saja parpol yang diprediksi gagal masuk Senayan? Mengutip dari berbagai sumber pada Jumat (16/2/2024) pukul 09.00 WIB, berikut ini informasi selengkapnya.
Pemilu 2024 menunjukkan bahwa terdapat 18 partai politik yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024.
Namun, berdasarkan hasil quick count yang telah diumumkan, hanya 8 partai politik yang berhasil meraih cukup suara untuk mendapatkan kursi di Senayan.
Sementara itu, menurut hasil quick count yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indonesia (LSI) hingga Jumat (16/2/2024), setidaknya ada 10 parpol yang diprediksi gagal masuk Senayan pada Pemilu 2024 ini karena perolehan suara masih di bawah angkat 4%.
Di antara parpol tersebut adalah Partai Gelora (1,06%), Partai Buruh (0,81%), Hanura (1,00%), PKN (0,34%), dan Partai Garuda (0,44%). Dilanjutkan dengan PBB (0,60%), PSI (2,85%), Perindo (1,44%), PPP (3,92%) dan Partai Ummat (0,59%).
Meskipun demikian, partai PPP masih memiliki peluang untuk meraih kursi di Senayan. Hal ini dikarenakan jumlah perolehan suaranya hampir mencapai batas 4%, sehingga perlu menantikan hasil real count dari KPU untuk memastikan kelolosan partai ini.
Sebaliknya, partai yang berpeluang tembus Senayan ada 8, yakni PDIP (17,13%), Golkar (14,54%), Gerindra (12,89%), PKB (10,91%), dan Nasdem (9,01%). Kemudian PKS (8,23%), PAN (6,83%), dan Demokrat (7,40%).
Sebagai informasi, quick count bukanlah hasil resmi dari penghitungan suara atau real count yang dilakukan oleh KPU. Meski begitu, quick count dapat memberikan gambaran awal tentang hasil penghitungan suara secara cepat.
Baca Juga: Partai Gelora Ramai Jadi Perbincangan, Fahri Hamzah Ungkap Alasan Orang Tidak Suka
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








