AHY Jadi Menteri ATR, Osco Yakin Urusan Sertifikat Tanah Elektronik Bakal Dikebut

AKURAT.CO Presiden Jokowi baru saja melantik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN). Pengangkatan AHY ini dinilai keputusan yang tepat.
Deputi DPP Partai Demokrat Osco Olfriady Letunggamu mengatakan, AHY memiliki kemampuan memimpin kementerian. Diberikan amanah apapun, diyakini akan dijalankan dengan baik.
"Kami tentu bangga sekaligus senang dengan dilantiknya Mas AHY sebagai Menteri ATR/BPN. Ucapan selamat kami sampaikan, semoga mengemban amanah dengan baik, " katanya, Kamis (22/2/2024) di Jakarta.
Baca Juga: Baru Dilantik, AHY Sudah Dapat 3 Tugas dari Jokowi
Pria yang juga Ketua Umum Pro Rakabuming Raka (Praka) ini melanjutkan, AHY selama ini dikenal sebagai pimpinan yang mengedepankan gerak cepat kerja. Pemahamannya terhadap teknologi pun cukup mumpuni. Ia yakin, soal upaya penerbitan sertifikat tanah elektronik bakal menjadi prioritas utama.
"Soal sertifikat tanah elektronik ini jadi prioritas tugas Presiden saat pelantikan. Saya sangat yakin, setelah ini akan dikebut Mas AHY, " ujarnya.
Selain soal sertifikat tanah elektronik didorong lebih masif, sambung Osco, hal lain yang menjadi perhatian AHY adalah Hak Guna Usaha (HGU) perdagangan karbon (carbon trading). Untuk HGU carbon trading, yang berkaitan dengan peraturan pemerintah itu harus segera selesai karena banyak pihak yang ingin masuk. Berikutnya, berkaitan dengan 120 juta Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), 120 juta bidang (tanah) untuk masuk ke PTSL harus segera diselesaikan.
"Saya mencatat tiga hal itu yang Pak Presiden sampaikan sebagai tugas Mas AHY. Saya yakin beliau (AHY) akan menjalankan semua tugas itu dengan baik, " ucap Wakil Ketua TKN Fanta Prabowo-Gibran ini.
Baca Juga: Raih Sertifikat Internasional, BI Pertahankan Kualitas Layanan Kebanksentralan Dan Manajemen Dokumen
Osco memberi pujian kepada Presiden Jokowi yang membeberkan satu per satu jabatan dan latar akademik anak Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono tersebut saat dilantik. Hal ini menunjukkan kepercayaan sebagai Menteri ATR/BPN itu didasari dengan kemampuannya.
"Pak Presiden Jokowi menyampaikan Mas AHY ini selain Ketum Partai Demokrat, beliau juga alumni Akmil, juga mengemban pendidikan di Nanyang University, di Harvard University, dan di Webster University," ucapnya.
"Artinya dari sisi pengalaman atau jam terbang dan latar belakang pendidikan, Mas AHY ini tidak main-main, " sambungnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








