Suara Partai Golkar Meningkat pada Pemilu 2024, Apa Alasannya?
Dwana Muhfaqdilla | 24 Februari 2024, 06:19 WIB

AKURAT.CO Pengamat politik Universitas Andalas, Aidinil Zetra, mengatakan Partai Golkar mengalami peningkatan suara pada Pemilu Legislatif DPR RI 2024. Hal ini menandakan kebangkitan dari Partai Golkar.
Aidinil menilai, peningkatan suara terjadi karena adanya perbaikan dalam tubuh internal partai berlogo pohon beringin ini.
“(Terdapat) empat faktor internal yang menjadi penyebab utama, mengapa suara Golkar kembali membaik. Walaupun belum seperti 1999 dan 2004,” kata Aidinil saat dihubungi Akurat.co, Jumat (23/2/2024).
Faktor pertama adalah Golkar dianggap berhasil mencegah terjadinya faksionalisme internal. Meskipun beberapa waktu yang lalu, sempat diisukan terdapat konflik internal.
Lebih lanjut, Partai Golkar dinilai mampu memperbaiki kaderisasinya kembali, termasuk pola dalam rekrutmen internal. Selanjutnya, partai yang berkuasa pada era Orde Baru ini, dinilai mampu memperbaiki kepemimpinan internal.
“Yang sebelumnya kurang mengakar ke bawah dan memperbaiki kekeliruan komunikasi politik (dalam internal),” tambahnya.
Yang terakhir, Partai Golkar dinilai mampu memperbaiki identitas ideologi menjadi semakin baik. Selain itu, hal ini juga dipengaruhi faktor eksternal dimana image partai pesaing terlihat menurun, karena beberapa elit terlibat korupsi.
Diketahui, sejak Pemilu 2009 sampai dengan 2019, terjadi penurunan suara pada Partai Golkar. Golkar yang sebelumnya konsisten meraih suara di atas 20 persen, menjadi turun drastis hanya 12-14 Persen.
“Padahal, Partai Golkar memiliki pelembagaan dan jaringan organisasi yang sangat kuat,” tutur Aidinil.
Sebagai informasi, berdasarkan pantauan Akurat.co pada real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Kamis (22/2/2024) pukul 23.00 WIB. Partai Golkar berada di posisi kedua dengan 15,13 persen suara.
Partai yang berada di atasnya hanya PDIP, yang unggul tipis dengan 16,78 persen suara. Adapun pada real count ini, sudah 62,09 persen suara yang masuk.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







