AKURAT.CO Wacana penggunaan hak angket demi menyelidiki indikasi kecurangan Pemilu 2024 terus mengemuka.
Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, mengatakan, TKN menghormati wacana hak angket. Hanya saja harus dibawa sesuai dengan tempat dan tujuannya.
"Jangan sampai keluar jalur dari alasan hak angket pada awalnya ada," ujarnya saat dihubungi Akurat.co, Minggu (25/2/2024).
Saraswati meminta DPR sebagai lembaga yang berwenang dan bertanggung jawab atas hak angket untuk tidak membawa hal itu keluar jalur.
"Kita menghormati siapapun yang ingin mengajukan hak angket di DPR. Ini bukan kali pertamanya dalam sejarah demokrasi dan pemilu di Indonesia hak angket digaungkan," jelasnya.
Lebih lanjut, menurut Saraswati, proses ini adalah sesuatu yang dibutuhkan dalam negara yang berdemokrasi seperti di Indonesia.
Diketahui, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Nasdem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah menyatakan akan mendukung diprosesnya hak angket terkait dugaan pelanggaran pemilu. Namun, mereka masih menunggu keseriusan dari PDIP.
Adapun, saat ini, wacana pengguliran hak angket belum konkret karena baru diusulkan oleh capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






