Bareskrim Limpahkan Berkas Perkara 7 PPLN Kuala Lumpur ke Kejaksaan
Dwana Muhfaqdilla | 7 Maret 2024, 09:02 WIB

AKURAT.CO Bareskrim Polri melimpahkan berkas perkara tersangka 7 Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur ke Kejaksaan.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, mengatakan, berkas tersebut dilimpahkan pada Senin (4/3/2024). Adapun penyidik saat ini masih menunggu arahan dari pihak kejaksaan.
“Berkas sudah kami limpahkan ke kejaksaan untuk dilaksanakan penelitian. Berkas kita limpahkan atau tahap 1. Penyidik saat ini menunggu berkas sudah dinyatakan lengkap (p21) atau nanti masih ada yang harus kita lengkapi,” kata Djuhandani kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).
Lebih lanjut, Djuhandani belum menjelaskan lebih jauh terkait siapa saja yang menjadi tersangka dan hasil pemeriksaan yang telah dilakukan oleh penyidik kepada tersangka.
“Begini penanganan tindak pidana pemilu itu kan sangat terbatas waktunya, jadi kita lengkapi berkas tentang pelanggaran tindak pidana pemilu, kalau masalah pendalaman lobi-lobi parpol silakan mungkin dari Bawaslu lebih bisa menjawab,” tambahnya.
Sebelumnya, Dittipidum Bareskrim Polri telah tetapkan tujuh orang tersangka dalam kasus pelanggaran Pemilu 2024 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Dirtipidum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro mengatakan para tersangka tersebut merupakan Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) Kuala Lumpur.
“7 tersangka. Menambah jumlah yang sudah ditetapkan,” kata Djuhandani ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (29/2/2024).
Penetapan para tersangka diambil, setelah dilakukan gelar perkara pada Rabu (28/2/2024) di Ruang Rapat Subdit IV DIttipidum. Adapun penyidikan kasus ini berawal dari laporan atas nama Rizky Al Farizie dengan laporan polisi (LP) nomor:LP/B/60/II/SPKT Bareskrim Polri, tertanggal 20 Februari 2024.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








