Jusuf Kalla Setuju Pelaporan Ganjar Pranowo ke KPK Punya Kepentingan Politik

AKURAT.CO Wakil Presiden RI ke-10 dan 12, Jusuf Kalla, membenarkan jika pelaporan terhadap capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo, ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sarat unsur politis.
"Ya, kepentingan politik-politik itu banyak," katanya di Kampus Universitas Indonesia, Depok, Kamis (7/3/2024).
Jusuf Kalla menceritakan pengalaman yang pernah menimpa dirinya. Bahkan, pimpinan perusahaan milik keluarganya yakni PT Bukaka Teknik Utama ditahan atas dugaan korupsi pekerjaan pembangunan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated Ruas Cikunir-Karawang Barat atau Tol MBZ.
"Tidak tahu di mana gitu tiba-tiba kantor saya didatangi petugas pajak. Satu bulan memeriksa kantor saya," tuturnya.
Diketahui, Ganjar bersama mantan Direktur Utama Bank Jateng, Supriyanto, diadukan Indonesia Police Watch (IPW) ke KPK atas dugaan gratifikasi dan atau suap berupa cashback dari perusahaan asuransi.
Baca Juga: Jusuf Kalla Minta Pemilu Dikembalikan ke Sistem Proporsional Tertutup
Cashback itu merupakan bentuk jaminan terhadap seluruh kredit yang disalurkan oleh Bank Jateng apabila sewaktu-waktu debitur meninggal dunia tanpa menyelesaikan pembayaran.
Kabarnya, jumlah cashback tersebut hanya lima persen yang diterima Bank Jateng untuk dana operasional perusahaan.
Kemudian, sebanyak 5,5 persen mengalir ke pemegang saham yang terdiri dari pemerintah daerah, salah satunya Ganjar yang kala itu masih menjabat Gubernur Jateng.
KPK pun memastikan akan menindaklanjuti laporan tersebut.
Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, mengatakan, penyelidik sedang memilah data-data yang ada dalam laporan tersebut.
Ganjar lantas buka suara dan membantah telah menerima uang haram seperti yang ditudingkan IPW.
Baca Juga: Prabowo Sebut Pemilu 2024 Melelahkan, Jusuf Kalla: Oh Memang
"Saya tidak pernah menerima pemberian atau gratifikasi dari yang dia tuduhkan," ujarnya, Selasa (5/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








