Saksi Paslon 01 Tolak Tanda Tangani Hasil Rekapitulasi, Timnas AMIN: Sesuai Instruksi Sudirman Said

AKURAT.CO Tim Nasional Pemenangan Anies-Muhaimin (Timnas AMIN), mengatakan alasan saksi dari paslon 01 di sejumlah daerah yang enggan menandatangani hasil rekapitulasi nasional milik KPU, karena sesuai instruksi dari pimpinan mereka, yakni Co-Captain Timnas AMIN, Sudirman Said.
"Mengenai hasil rekap Jawa Timur, Jateng dan Sumsel yang tidak di tanda tangani oleh Saksi AMIN. (Dilakukan) sesuai dengan instruksi Co-captain Timnas AMIN Sudirman Said," kata Juru Bicara Timnas AMIN, Iwan Tarigan, kepada Akurat.co, di Jakarta, Selasa (12/3/2024).
Baca Juga: KPU Catat Prabowo-Gibran Unggul di Kepulauan Riau dan NTT
Dia menjelaskan, instruksi tersebut berupa menolak hasil rekapitulasi suara Pilpres 2024 yang dilakukan oleh KPU.
"Timnas AMIN telah menginstruksikan kepada para saksi-saksi paslon AMIN di berbagai tingkatan untuk menolak hasil rekapitulasi perolehan suara di Pilpres 2024," jelas Iwan.
"Kami hanya memastikan Timnas AMIN sedang menyiapkan berbagai hal teknis untuk mengajukan sengketa ke MK. Berbagai rancangan bahan-bahan dari Timnas AMIN ke MK itu bisa digunakan untuk mendukung pengajuan hak angket," pungkasnya.
Sebelumnya, dalam rapat pleno rekapitulasi tingkat nasional di Kantor KPU RI hari ini terungkap bahwa saksi pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud tidak menandatangani dokumen D.Hasil dan berita acara Sumatra Selatan (Sumsel).
Selain Sumsel, saksi 01 dan 03 juga tidak menandatangani hasil rekapitulasi di Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Timur, dan Banten.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






