Akurat
Pemprov Sumsel

Tuding Pemilu Curang, Ratusan Emak-emak Desak Ketua KPU Mundur

Citra Puspitaningrum | 18 Maret 2024, 16:07 WIB
Tuding Pemilu Curang, Ratusan Emak-emak Desak Ketua KPU Mundur

AKURAT.CO Ratusan orang mendatangi Gedung KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024) siang.

Massa aksi yang tergabung dalam kelompok penolak hasil Pemilu 2024 itu meminta Ketua KPU, Hasyim Asy'ari, untuk mundur dari jabatannya.

"Kami menolak pemilu curang, kami menuntut Ketua KPU RI mundur," kata orator dari mobil komando.

Selain menolak hasil Pemilu 2024, massa aksi yang didominasi emak-emak ini juga membentangkan spanduk yang berbunyi antara lain "Makzulkan Jokowi Dalang dan Otak Pemilu Curang Melanggar Konstitusi dan UU, Merusak Demokrasi."

Selain KPU, mereka juga meminta Bawaslu untuk bersikap tegas dalam mengusut dugaan kecurangan Pemilu 2024 yang dilakukan secara terstruktur, sistematis dan masif (TSM).

Baca Juga: PDIP Bakal Bawa Kapolda untuk Jadi Saksi Kecurangan Pemilu ke MK

"Kecurangan ini jelas terlihat dan sudah direncanakan sehingga kecurangan ini dapat disebut TSM. Bawaslu harus berani mengusut kecurangan ini, jika tidak demokrasi Indonesia hancur dilindas oleh para penjahat," jelas orator.

Lebih lanjut, massa aksi yang tergabung dalam kelompok Koalisi Penyelamat Demokrasi menyampaikan delapan tuntutan, yakni:

1. Lengserkan Presiden Jokowi
2. Adili Jokowi dan kroni-kroninya pengkhianat rakyat
3. Hapuskan dinasti politik
4. Adili komisioner KPU dan Bawaslu yang berkonspirasi jahat dengan penjahat demokrasi
5. Tolak hasil quick count menyesatkan
6. Audit forensik sistem IT KPU
7. Tolak hasil pemilu curang
8. Laksanakan segera hak angket DPR-MPR RI terkait pemilu curang.

Baca Juga: Masih Kumpulkan Bukti, Tudingan Kecurangan Pemilu oleh Ganjar Hanya Kebohongan?

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.