PPP Keberatan Hasil Rekapitulasi KPU, Baidowi: Seharusnya Lolos ke Senayan
Citra Puspitaningrum | 20 Maret 2024, 20:35 WIB

AKURAT.CO Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi, mengaku terkejut dengan perolehan suara partainya yang tidak mencapai ambang batas parlemen.
Padahal, berdasarkan penghitungan secara internal, PPP berhasil mengantongi 4 persen lebih suara nasional.
"Tentu kami terkejut dengan hasil rekapitulasi karena tidak sesuai, berbeda dengan data internal kami. Namun dengan demikian kita menghormati proses yang ada di KPU secara berjenjang yang telah dilakukan," kata Baidowi di Gedung KPU, Jakarta, Rabu (20/3/2024) malam.
Untuk itu, PPP akan menempuh jalur hukum dengan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi setelah penetapan hasil Pemilu 2024 disahkan.
"Kami ingin mengembalikan suara PPP yang hilang. Menurut kami, itu harusnya sudah bisa mencapai 4,04 persen hitungan kami," ujar Baidowi.
Menurut dia, suara PPP yang tidak mencapai 4 persen dari rekapitulasi penghitungan suara nasional disebabkan adanya pergeseran di beberapa provinsi.
Salah satunya terjadi di Provinsi Papua Tengah, Papua Pegunungan dan Papua.
"Itu ada yang bergeser secara signifikan dan sudah kita laporkan ke Bawaslu karena disitu memang mekanismenya noken khususnya Papua Tengah dan Papua Pegunungan," ujarnya.
Lebih lanjut, dia menuturkan berdasarkan temuan internal PPP ditemukan dugaan kecurangan dari proses noken yang dilakukan.
Sebab dalam proses noken itu ada keterlibatan KPU setempat mengarahkan suara ke partai tertentu.
"Kami temukan noken yang seharusnya dari masyarakat adat tetapi noken dilakukan oleh KPU, itu kan tidak boleh. Noken yang diberikan ke PPP itu banyak berpindah ke partai lain," jelas Baidowi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







