PSI Gagal Lolos ke Senayan, Kaesang: Kami Akan Fokus Menangkan Pilkada
Dwana Muhfaqdilla | 21 Maret 2024, 21:20 WIB

AKURAT.CO Setelah dipastikan gagal lolos ke Senayan, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, mengungkapkan, PSI akan fokus untuk Pilkada 2024.
“Setelah ini, kami akan fokus untuk memenangkan Pilkada (2024),” kata Kaesang dalam konferensi pers di Kantor DPP PSI, Jakarta Pusat, Kamis (21/3/2024).
Lebih lanjut, Kaesang menjelaskan kursi PSI di DPRD Provinsi yang harus dipertahankan dan diperhitungkan. Seperti Provinsi NTT yang memiliki 6 kursi dan DKI Jakarta yang memiliki 8 kursi.
“Di Solo, Semarang kita punya 5 kursi kalau nggak salah, Surabaya kita juga ada 5. Bandung, Madiun terus kota Tangerang, Tangerang Selatan. Beberapa kabupaten, kota yang ada di provinsi NTT itu mungkin akan kami proses pada Pilkada nanti,” tambahnya.
Namun, meski tak lolos untuk dapatkan kursi di DPR RI, anak dari Presiden Jokowi ini tetap mengucapkan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat. Meski belum bisa masuk ke Senayan, PSI akan terus berjuang.
“Kami akan tetap berjuang dengan cara kami, karena bagaimanapun kan masih ada kursi di beberapa provinsi dan kabupaten kota yang meningkat cukup pesat, mungkin sekitar 200, 200-an persen,” tuturnya.
“Dan kami juga akan mengevaluasi diri kedepannya, supaya kami bisa menjadi partai yang jago, lebih baik, supaya nanti di 2029 kita juga bisa lebih baik dari hari ini,” tutupnya.
Sebelumnya, PSI resmi tidak lolos ke DPR karena belum mampu melampaui ambang batas parlemen atau parliamentary threshold sebesar 4 persen.
Hasil ini diketahui berdasarkan rekapitulasi tingkat nasional yang telah dirampungkan KPU RI pada perolehan suara di 38 provinsi dan 128 wilayah luar negeri pada Rabu (20/3/2024) malam.
Adapun PSI hanya mendapatkan 4.260.169 suara dari total 84 daerah pemilihan (dapil).
Dibandingkan dengan jumlah suara sah Pileg DPR RI 2024 yang mencapai 151.796.630 suara, PSI hanya meraup 2,8 persen suara.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.










