Gerakan Solidaritas Nasional Diprediksi Bakal Jadi Penopang Kekuatan Pemerintah Prabowo-Gibran
Citra Puspitaningrum | 27 Maret 2024, 06:00 WIB

AKURAT.CO Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) yang diusulkan calon presiden terpilih Prabowo Subianto diyakini bakal menjadi kekuatan untuk menunjang pemerintahan ke depan.
Diketahui, Prabowo mengusulkan Tim Kampanye Nasional diubah menjadi Gerakan Solidaritas Nasional.
"Yang saya makai dari peryataan pak Prabowo bahwa kekuatan yang dimiliki relawan agar tidak hilang dan bubar. Tentu dengan adanya Gerakan Golidaritas Nasional diharapkan bisa menopang Prabowo-Gibran," kata pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin saat dihubungi Akurat.co, Selasa (26/3/2024).
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) ini menilai, Gerakan Solidaritas Nasional yang diinginkan Prabowo mirip dengan cara Presiden Joko Widodo menjadikan Relawan Projo sebagai kekuatan yang ikut menyukseskan pemerintahannya.
"Ini sama mirip dengan Projo sebagai bagian dari gerakan yang digunakan prabowo untuk mendukung pemerintahannya selama lima tahun ke depan," ujarnya.
Dia menegaskan, apabila Tim Kampanye Nasional bubar maka tidak akan mendapatkan keuntungan bagi Prabowo-Gibran. Oleh sebab itu, keinginan untuk mengubah TKN menjadi Gerakan Solidaritas Nasional akan berdampak positif terutama bagi kelangsungan pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Kalau TKN ini bubar, hubungan emosionalnya menjadi tidak ada. Karena sebab itu wajar jika Prabowo menginginkan TKN bermetamorfosa menjadi gerakan solidaritas nasional," ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, calo presiden terpilih Prabowo Subianto mengusulkan agar TKN diubah menjadi Gerakan Solodaritas Nasional.
Prabowo menyampaikan itu dalam acara silahturahmi dan buka bersama cawapres terpilih Gibran Rakabuming Raka, para ketua umum partai politik pengusung dan relawan di hotel Ritz Carlton, Jakarta pada Senin (25/3/2024) kemarin.
Prabowo mengatakan, nantinya Gerakan Solidaritas Nasional akan menjadi satu paguyuban yang terdiri dari perwakilan semua suku, semua agama, semua ras, semua daerah. Di situ, kata Prabowo, semua kalangan bersatu menuju Indonesia Emas 2045.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







