Rencana Pertemuan Prabowo-Megawati Bukan Pertanda Perpecahan dengan Jokowi

AKURAT.CO Rencana rekonsiliasi dua tokoh yakni Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto, bukan merupakan tanda perpecahan Prabowo dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Pengamat politik Badan Research dan Inovasi Nasional (BRIN), Lili Romli, menilai pertemuan tersebut memang inisiasi Prabowo mengajak PDIP bergabung ke pemerintahan.
"Pak Prabowo ingin bertemu ibu Megawati berkepentingan untuk bisa bergabung dalam koalisi pemerintahan. Dengan PDIP, koalisi pemerintahan menjadi kuat dan besar karena menguasai mayoritas kekuatan di DPR,” katanya saat dihubungi Akurat.co, Selasa (2/3/2024).
Baca Juga: Bagaimana Struktur Sistemik Lingkungan dalam Pembentukan Nilai-nilai dalam Diri Seseorang
Kendati demikian, Romli menilai hal itu belum tentu mengonfirmasi Jokowi pecah kongsi dengan Prabowo, sebab jika yang mengajak bertemu adalah Jokowi, maka kemungkinan besar Megawati tidak akan mengindahkannya.
“Apakah rencana pak Prabowo untuk ketemu ibu Megawati itu mengonfirmasi adanya perpecahan dengan Jokowi, saya kira belum tentu juga. Masalahnya kan kalo Jokowi yang minta bertemu, kemungkinan besar ibu Megawati menolaknya. Untuk itu maka pak Prabowo yang berinisiatif untuk bertemu ibu Megawati,” jelasnya.
Lebih lanjut, menurutnya belum tentu pula PDIP mau dilobby masuk ke pemerintahan, sebab masyarakat mayoriyas menginginkan PDIP untuk beroposisi.
Baca Juga: Fantastis! Rolls Royce Harvey Moeis Disita, Segini Harganya
“Memang bertemu tersebut bagian dari lobby untuk memperkuat pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam pertemuan nanti, belum tentu juga PDIP akan bergabung dalam koalisi. Seperti yang diharapkan oleh publik, PDIP agar memilih di luar pemerintahan, menjadi oposisi,” demikian Romli.
Sebelumnya, wacana pertemuan dua tokoh ini pertama kali muncul usai Prabowo Subianto mendatangi markas Partai Nasdem dan bertemu Surya Paloh, hingga berencana menemui pimpinan partai lain, yakni PPP.
Kedua kubu, yakni elite Partai Gerindra dan PDIP, tidak menampik saat ditanyai awak media apakah pertemuan keduanya akan segera diindahkan.
Baca Juga: Penerimaan Cukai Turun, Pemerintah Akan Tetap Perketat Tembakau?
Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, misalnya, saat ditanyai awak media apakah sudah ada rencana untuk bertemu, Ketua DPR RI itu tidak menampik.
"Insya Allah,” ujar Puan singkat kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (28/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








