Kata Ketua KPU, Saksi Pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud Enggak Berkualitas, Makanya Hakim MK Tak Tertarik Periksa
Citra Puspitaningrum | 5 April 2024, 23:47 WIB

AKURAT.CO Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Hasyim Asy'ari menganggap saksi dari pasangan AMIN dan Ganjar-Mahfud tidak mendapat kesempatan dipanggil sebagai saksi dalam sidang sengketa Pilpres 2024 karena tidak berkualitas.
"Sepemahaman kami, hakim-hakim tidak tertarik memeriksa saksi dan ahli lebih lanjut. Jadi bisa dibilang ahli dan saksi yang diajukan tidak berkualitas," kata Hasyim di gedung MK, Jakarta Pusat, Jumat (5/4/2024).
Hasyim menyebut, karena dinilai kurang kompeten dan minim kualitas Hakim MK memilik pandangan bahwa saksi dari kedua kubu kurang dibutuhkan. Alasannya karena kesaksian itu akan berpengaruh terhadap putusan MK.
Baca Juga: Bagaimana Pelaksanaan Layanan Peminatan dan Perencanaan Individual Saat Anda Bersekolah Dahulu?
"Nah kalau begitu, sekali lagi tentu itu yang akan dipertimbangkan oleh mahkamah dalam persidangan," ujarnya.
Hasyim menegaskan, sidang sengketa Pilpres 2024 harus bisa membuktikan dalil gugatan dengan fakta bukan sekedar asumsi belaka soal dugaan kecurangan.
"Yang dipertimbangkan adalah fakta persidangan yang diajukan di dalam persidangan, bukan di luar," tandasnya
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026









