Hasto Singgung Lagi Jokowi yang Tak Dihadirkan dalam Sidang Sengketa Pilpres 2024
Citra Puspitaningrum | 8 April 2024, 11:13 WIB

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kembali menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kali ini, Hasto menyerang Jokowi dalam diskusi bertemakan 'Membuka Kotak Pandora Sirekap Saksi Bisu Kejahatan Pilpres 2024' di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Minggu (7/4/2024).
Hasto mengatakan, seharusnya Presiden Jokowi memiliki sikap kesatria sebagai seorang kepala negara ketika terjadi persoalan menyangkut dirinya yang ikut cawe-cawe dalam pilpres 2024. Untuk membuktikan itu, lanjut Hasto, Jokowi harus datang ke sidang sengketa Pilpres.
"Bu Mega ketika diminta penasihat hukum 02 Otto Hasibuan, Ibu Mega saja siap, masak Pak Jokowi enggak mau hadir di MK," kata Hasto.
Lebih lanjut, Hasto memastikan pihaknya dengan segala kekuatan yang dimiliki PDI Perjuangan akan terus melawan kesewenangan penguasa agar tidak terus merusak alam demokrasi Indonesia.
"Kita harus bersatu untuk melawan berbagai sisi-sisi gelap kekuasaan," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) memiliki alasan kuat untuk tidak memanggil Presiden Jokowi sebagai saksi di sidang sengketa pilpres 2024.
Hakim Konstitusi, Arief Hidayat menyampaikan pemanggilan empat menteri Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam sidang sengketa pilpres 2024 pada Jumat (5/4/2024) merupakan hal yang paling realistis untuk memenuhi dalil pemohon.
Menurutnya, sebagai seorang hakim MK yang sudah ikut andil dalam menyelesaikan sengketa pilpres dan pileg sebanyak tiga kali sulit bagi MK untuk memanggil Presiden Jokowi ke dalam ruang sidang. Pasalnya, presiden adalah simbol negara
"Nah cawe-cawenya kepala negara ini, mahkamah sebetulnya juga, apa iya kita memanggil kepala negara Presiden RI kelihatannya kan kurang elok karena presiden sekaligus kepala negara dan kepala pemerintahan," kata Arief.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







