Puan Tak Dukung Hak Angket, Bentuk Protes Karena PDIP Lebih Pilih Usung Ganjar?

AKURAT.CO Ketidakikutsertaan Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani dalam mendukung hak angket dinilai sebagai bentuk protes kepada partai yang lebih memilih mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, Puan kecewa karena dirinya tak diberi kesempatan untuk maju sebagai capres. Padahal, dirinya punya potensi untuk bersaing karena memiliki kedekatan yang cukup baik dengan masyarakat.
"Ini artinya juga menunjukkan Puan protes secara tak langsung, karena PDIP tidak bisa melihat kader mana yang potensial, termasuk dirinya yang memang dekat dan bersama rakyat," kata Efriza kepada Akurat.co, Senin (8/4/2024).
Baca Juga: Tidak Dukung Hak Angket, Puan Maharani Dinilai Punya Kedewasaan dalam Berpolitik
Efriza menilai, kekecewaan Puan bukan hanya karena dirinya tidak diusung, tetapi juga kekalahan Ganjar yang turut berimbas pada penurunan perolehan suara PDIP di Pileg 2024.
"Bukan seperti Ganjar yang menyebabkan PDIP memperoleh penurunan suara 2,6 persen," ucapnya.
Sehingga, siikap Puan dinilai semakin mempertegas bahwa Ganjar bukanlah capres yang tepat karena dinilai tidak mampu memahami apa yang diinginkan oleh masyarakat.
"Ini menunjukkan juga sikap Puan yang memang harus diakui benar bahwa Ganjar bukan capres yang memahami keinginan masyarakat, Ganjar hanya capres berkelas media sosial, sehingga perangai politiknya terkesan mencari sensasi layaknya buat konten," pungkasnya.
Sebelumnya, Ketua DPR RI Puan Maharani enggan berbicara saat ditanyai mengenai wacana penggunaan hak angket DPR untuk mengusut kecurangan pemilu.
Puan yang memimpin sidang paripurna hanya bisa terdiam dan menggelengkan kepala saat ditanya awak media apakah ada pihak yang sudah mengajukan hak angket kepada unsur pimpinan.
Baca Juga: DPR RI Tutup Masa Persidangan, Gerindra: Alhamdulillah Hak Angket Batal
Respons tersebut diperlihatkan Puan usai menutup Sidang Paripurna DPR RI ke-15, Kamis (4/4/2024). Pada sidang tersebut, tidak ada satupun pihak yang mengusulkan maupun membahas mengenai hak angket.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman bersyukur karena hak angket kecurangan pemilu akhirnya batal digulirkan oleh Anggota DPR RI.
"Yang jelas angket enggak jadi ya. Ini sudah ditutup ya kan, alhamdulillah angket tidak jadi," kata Habiburokhman kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK






