Timur Tengah Memanas, Airlangga Ingatkan Pentingnya Soliditas Seluruh Parpol di Indonesia

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan, butuh soliditas semua partai politik (parpol) di dalam negeri untuk menghadapi situasi di Timur Tengah yang sedang memanas.
Hal itu disampaikan Airlangga saat ditanya mengenai acara halal bihalal Partai Golkar yang terkesan sebagai upaya untuk merangkul parpol di luar koalisi Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Sebagai informasi, acara tersebut tidak hanya dihadiri oleh parpol Koalisi Indonesia Maju (KIM), tetapi juga turut dihadiri oleh Plt. Ketua Umum PPP Muhammad Mardiono. Airlangga juga turut mengundang Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh meskipun pada akhirnya berhalangan hadir.
Baca Juga: Konflik Israel-Iran, Pimpinan Komisi VII DPR Bicara Urgensi Percepatan Transisi Energi
"Kondisi geopolitik kan tidak baik-baik saja, apalagi baru pecah di Timur Tengah, Israel ada serangan dari Iran. Nah tentu kita tentu di dalam negeri itu butuh soliditas politik," kata Airlangga di DPP Golkar, Senin (15/4/2024) malam.
Menurutnya, persatuan dan kesolidan parpol di dalam negeri sangat diperlukan untuk memperkuat stabilitas politik dalam menghadapi ketidakpastian situasi geopolitik global.
"Jadi kita harus move on dengan tantangan yang tidak biasa dan tentunya membutuhkan soliditas dari seluruh parpol menghadapi ketidakpastian dunia ini," ucapnya.
Sebab, dia menilai kesolidan menjadi kunci agar masa transisi kepemimpinan yang akan dihadapi Indonesia bisa berjalan dengan baik dan lancar.
"Tetapi selama kita solid ekonominya, solid politiknya insya Allah transisi situasi ini kita bisa jaga bersama, apalagi kita tentu berharap dewan keamanan PBB bisa mengambil langkah-langkah supaya terjadi deeskalasi bukan eskalasi," ungkapnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








