Akurat
Pemprov Sumsel

Anies-Ahok Dijodohkan Pilkada Jakarta 2024, Peluang Menang 1 Putaran Kalahkan Ridwan Kamil

Citra Puspitaningrum | 3 Mei 2024, 14:29 WIB
Anies-Ahok Dijodohkan Pilkada Jakarta 2024, Peluang Menang 1 Putaran Kalahkan Ridwan Kamil
 
AKURAT.CO Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok, digadang menjadi kandidat kuat untuk bersatu dalam ajang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta pada November 2024 mendatang. Baik Anies dan Ahok sama-sama pernah menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta pada periode berbeda. 
 
Pengamat Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga mengatakan, keduanya sama-sama masih memiliki popularitas tinggi di mata warga Jakarta. Oleh karena itu, peluang keduanya untuk kembali menduduki jabatan Gubernur Jakarta terbuka lebar. 
 
"Baik Anies maupun Ahok hingga saat ini, masih memiliki elektabilitas tinggi. Karena itu, dua sosok ini berpeluang menang pada Pilgub Jakarta November 2024 relatif besar," kata Jamiluddin saat dihubungi Akurat.co, Jumat (3/5/2024). 
 
 
Tetapi, mantan Dekan FIKOM IISIP Jakarta itu menilai keduanya layak disandingkan sebagai pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur pada Pilkada Jakarta mendatang. Sebab, keduanya sama-sama memiliki kemampuan dalam memimpin kota Jakarta. 
 
"Elektabilitas dua sosok ini akan semakin tinggi, bila disatukan dalam satu pasangan. Karena itu, bila dua sosok ini disatukan peluang menang akan semakin besar. Ada hal positif bila dua sosok ini disatukan dalam Pilgub Jakarta 2024," ujarnya. 
 
Selain itu, penggabungan sosok keduanya, lanjut dia, juga berdampak positif bagi situasi Jakarta jelang pilkada 2024 pada Rabu 27 November nanti. 
 
"Polarisasi warga Jakarta dapat dicegah. Setidaknya polarisasi yang tajam pada Pilgub Jakarta 2017 dapat dicegah. Kalau hal itu terwujud, pilgub Jakarta 2024 akan relatif damai. Pesan-pesan politik yang kontradiksi dan memuat permusuhan dapat diminimalkan," ucapnya. 
 
Lebih lanjut, Jamiluddin menuturkan, jika penggabungan dua sosok yang sama-sama memiliki basis massa yang sudah mengakar itu disatukan niscaya perpecahan akibat pilkada di Jakarta mustahil terjadi. 
 
"Dapat menghindarkan perpecahan di antara warga Jakarta. Hal ini sangat diperlukan bagi Jakarta yang ke depan akan dijadikan sebagai kota jasa," tuturnya. 
 
Sebab, bersatunya Anies-Ahok menjadi kekuatan yang akan sulit ditandingi  pasangan lain. Anies-Ahok akan mudah menang, meskipun Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta.
 
Kalau Pilgub Jakarta hanya satu putaran, maka negara dapat menghemat anggarannya. Selain itu, warga Jakarta juga memeroleh pimpinan yang dicintainya.
 
 
Masalahnya, apakah ada partai yang mau mengusung Anies-Ahok? Setidaknya apakah PKS, PDIP, PKB dan Nasdem mau mengusung dua sosok tersebut? Tentu empat partai itu, yang bisa menjawabnya.
 
"Pilgub Jakarta 2024 berpeluang cukup satu putaran. Sebab, bersatunya Anies-Ahok menjadi kekuatan yang akan sulit ditandingi pasangan lain. Anies-Ahok akan mudah menang, meskipun Ridwan Kamil maju di Pilgub Jakarta," tandasnya. 
 
 
 
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.