Akurat
Pemprov Sumsel

Gerindra Dukung Prabowo Bentuk Kementerian Baru: Tantangan dan Target Kita kan Besar

Atikah Umiyani | 6 Mei 2024, 15:34 WIB
Gerindra Dukung Prabowo Bentuk Kementerian Baru: Tantangan dan Target Kita kan Besar

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mendukung jika presiden terpilih periode 2024-2029, Prabowo Subianto menambah nomenklatur kementerian dalam pemerintahannya kelak.

Hal itu disampaikan Habiburokhman menanggapi adanya kabar bahwa Prabowo akan memiliki 40 pembantu di kabinet. Menurutnya, penambahan nomenklatur kementerian adalah hal yang bagus.

"Jadi kita enggak bicara, kalau gemuk dalam konteks fisik seorang perorang itu kan tidak sehat, tapi dalam konteks negara jumlah yang banyak itu artinya besar, buat saya bagus," kata Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (6/5/2024).

Baca Juga: Waketum Gerindra: Kalau Lihat Potongannya, Eko Patrio Pantas Jadi Menteri

Dia menganggap wajar jika Prabowo benar-benar akan membentuk kementerian baru. Sebab sebagai negara besar, Indonesia juga dinilai perlu mempunyai pemerintahan yang besar.

"Negara kita kan negara besar. Tantangan kita besar, target target kita besar. Wajar kalau kita perlu mengumpulkan banyak orang, berkumpul dalam pemerintahan sehingga jadi besar," ujarnya.

Seperti diketahui, nomenklatur menteri dalam pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya berjumlah 34. Di mana 4 di antaranya merupakan Menteri Koordinator.

Isu penambahan nomenklatur menteri ini berhembus di tengah menguatnya langkah Prabowo untuk merangkul semua lawan-lawan politiknya, seperti bertemu dengan PKB dan Partai NasDem.

Baca Juga: Eko Patrio Masuk Kandidat Menteri, Waketum Gerindra: Saya Duga Infonya Langsung dari Prabowo

Padahal, Prabowo sendiri sudah diusung oleh koalisi besar yang terdiri dari 4 parpol parlemen dan 5 parpol non parlemen, yakni Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Demokrat, PAN, Partai Gelora, PBB, PSI, Partai Garuda dan Partai Prima.

Tidak hanya itu, isu penambahan nomenklatur menteri juga muncul saat kampanye di mana Prabowo berbicara akan membentuk kementerian dan badan baru, seperti Kementerian Pangan atau yang mengurusi program makan siang gratis dan Badan Penerimaan Negara.

Sehingga, pasca Prabowo ditetapkan sebagai Presiden terpilih oleh KPU, semakin menguat bahwa Prabowo akan memiliki menteri yang jumlahnya lebih gemuk dibanding menteri Jokowi.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.