Menteri di Indonesia Terlalu Banyak karena Bagi-bagi Jabatan, Mahfud MD: Kurang Bagus

AKURAT.CO Mantan calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, mengkritisi komposisi kabinet di Indonesia yang terlalu banyak akibat bagi-bagi jabatan.
Menurutnya, hal itu kurang bagus karena sudah terjadi selama lima kali berturut-turut periode pergantian pemerintahan.
"Sekarang ini kita berpolitik agak kurang bagus lho. Kalau ada kegiatan politik lalu bagi-bagi jabatan, jumlah jabatan tidak penting ditambah dan macam-macamlah. Nanti setiap ada pemilu, jabatan-jabatan setingkat menteri bertambah, itu lima kali pemilu sudah. Negara ini sudah banyak sekali menterinya," ujarnya di Rumah Pemenangan Ganjar-Mahfud, Menteng, Jakarta, Senin (6/5/2024) malam.
Mantan Menko Polhukam itu menyayangkan hal tersebut. Menurut Mahfud, seharusnya setelah menang, seorang presiden terpilih memilih menteri yang benar-benar profesional.
Baca Juga: Enggak Ditawari Masuk Pemerintahan Prabowo-Gibran, Mahfud MD Berjuang Lewat Gerakan Civil Society
"Seharusnya tidak sampai ke situ politik itu. Ya sudahlah menang ya menang. Lakukan sesuai dengan kembali ke yang profesional," katanya.
Mahfud menekankan akan mengawal proses demokrasi di bidang hukum tanpa masuk ke dalam kabinet pemerintahan.
"Saya akan mengawal di bidang hukum. Pengadilan tentu saja karena berhukum itu ada di pembuatan hukum, kerja sehari-hari pemerintahan dan ada di pengadilan. Nah, sekarang ini yang harus kita tata semua agar negara ini selamat," jelas Mahfud.
Diketahui kabinet Presiden Joko Widodo bersama Wapres Ma'ruf Amin memiliki 34 menteri di dalam Kabinet Indonesia Maju.
Kabinet ini terdiri atas empat menteri koordinator dan 30 menteri bidang yang diumumkan pada 23 Oktober 2019 dan dilantik berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 113/P Tahun 2019 tentang Pembentukan Kementerian Negara dan Pengangkatan Menteri Negara Kabinet Indonesia Maju Periode Tahun 2019-2024.
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Move On dan Kembali Fokus Membangun Bangsa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








