Ketua MPR RI Restui Prabowo Bentuk Presidential Club: Kalau Bisa Diformalkan

AKURAT.CO Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet), menanggapi positif rencana presiden terpilih Prabowo Subianto, untuk membentuk Presidential Club.
"Menurut saya apa yang digagas oleh Pak Prabowo itu suatu hal yang baik ya untuk mempertemukan dan mengompakkan mantan-mantan presiden dan wakil presiden, dalam suatu wadah ya dimana diharapkan nanti akan menjadi komuniaksi ketika bicara masalah kebangsaan kedepan," katanya di Gedung MPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (7/5/2024).
Dia justru menawarkan Prabowo untuk memformalkan Presidential Club seperti Dewan Pertimbangan Agung (DPA) zaman dulu.
Baca Juga: Bamsoet: Mengumpulkan Megawati, SBY, dan Jokowi dalam Presidential Club Jadi Tantangan Prabowo
"Malah kalau bisa mau diformalkan kita pernah punya lembaga Dewan Pertimbangan Agung, yang bisa diisi oleh mantan-mantan presiden maupun wakil presiden, kalau mau diformalkan kalau Pak Prabowo nya setuju. Tapi kalau hanya sekedar wadah untuk berkumpul Presidential Club seperti yang ada di Amerika ya bagus," ujarnya.
Menurutnya, diformalkan atau tidak tergantung keputusan Prabowo setelah dilantik nanti, karena bisa disesuaikan dengan kebutuhan ke depan.
"Ya sangat tergantung dari kacamata Pak Prabowo sebagai presiden yang akan memimpin kita semua 20 Oktober nanti. Tergantung pandangan beliau, karena kebutuhan ini kan kebutuhan beliau sebagai pemimpin baru kita ke depan," jelasnya.
Kendati demikian, peraturan perundang-undangan sudah menghapus pasal tentang DPA saat pasca-reformasi, sehingga harus melalui amandemen lagi jika direalisasikan.
Lebih lanjut, memformalkan Presidential Club juga penting agar ada wadah dan kebanggaan tersendiri bagi para mantan presiden tersebut.
Baca Juga: Jimly Sebut Rencana Prabowo Bentuk Presidential Club Baik untuk Tradisi Kemajuan Bangsa
"Ya mantan presiden dan wakil presiden jadi diwadahkan dalam bentuk formal, supaya juga ada pride bagi mantan presiden sebagai Dewan Pertimbangan Agung daripada Presiden RI yang sedang menjabat. Artinya ada rumahnya, ada tempatnya, ada label," tandasnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto berencana membentuk Presidential Club yang beranggotakan para mantan Presiden yang masih hidup. Hal diungkapkan Juru Bicara Prabowo Subianto, Dahnil Azhar Simanjuntak.
"Insyaallah pada waktunya, Pak Prabowo pasti bertemu dengan Pak Jokowi (Presiden ke-7 RI), Pak SBY (Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono), dan Bu Megawati (Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri), secara bersama-sama," kata Dahnil, Jumat (3/5/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








