PAN: Kabinet Gemuk Dibutuhkan karena Indonesia Negara Besar

AKURAT.CO Ketua Fraksi PAN DPR RI, Saleh Partaonan Daulay mengatakan, penambahan jumlah menteri atau kabinet besar dibutuhkan, karena Indonesia memiliki ratusan ribu pulau dan ratusan juta jumlah penduduk. Sehingga akan mempermudah akomodasi program pemerintah.
"Menurut saya salah satu keuntungan penambahan tadi udah dijelaskan oleh Bang Zul bahwa negara kita ini negara sangat luas lebih dari ratusan ribu pulau. Kemudian jumlah penduduk kita sekarang makin banyak, hampir 280 juta bahkan sudah lebih," katanya usai acara Workshop Rakornas PAN Pilkada 2024, di Hotel JS Luwansa, Jakarta, Kamis (9/5/2024) malam.
Dia menjelaskan, penambahan menteri juga baik bagi Indonesia untuk menghadapi berbagai tantangan global yang makin sulit. Terlebih lagi, banyak program yang akan dilakukan di pemerintahan yang baru.
Baca Juga: Ganjar Kritisi Rencana Prabowo Tambah Jumlah Kabinet, Dasco: Itu Kan Hak Pemenang
"Misalnya urusan pangan, makan siang gratis, kemudian bagaimana tadi Pak Prabowo menjelaskan kita nanti akan mencoba memanfaatkan bagaimana SDA kita semaksimal mungkin untuk kesejahteraan rakyat," tambah Saleh.
Sehingga menurutnya, wacana tersebut pasti akan dievaluasi dan diperhitungkan lagi, agar kabinet tak hanya gemuk, namun juga menjadi efisien.
"Dan semua itu tentu akan dievaluasi lagi dihitung-hitung lagi, bagaimana caranya supaya ada smart government tapi mampu untuk memberdayakan kita semua. Kalaupun ada penambahan pasti nanti arahnya untuk masyarakat dan bangsa ini bukan untuk bagi-bagi kursi, bukan untuk menjual-jual jabatan jabatan politik," tegasnya.
"Nah karena target dan sasarannya bukan itu. Target sasaran kita adalah bagaimana menciptakan kesejahteraan untuk rakyat," pungkas Saleh.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







