PKS Setuju Jangan Ganggu Pemerintahan Kalau Pilih Jadi Oposisi: Kontrol Saja

AKURAT.CO Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera sependapat dengan pesan Presiden terpilih Prabowo Subianto, untuk tidak mengusik pemerintahan jika tidak mau diajak kerja sama. Baginya, berada di luar pemerintahan sama penting karena dapat berperan sebagai pengontrol kebijakan.
"Bagus pemerintah jangan diganggu, kontrol saja," kata Mardani kepada wartawan, Jumat (10/5/2024).
Dia menilai, kubu di luar pemerintahan alias tim oposisi harus terus berjuang dalam setiap pengambilan kebijakan demi kepentingan rakyat. Dia mencotohkan bahwa PKS menjadi salah satu partai politik yang konsisten menjadi oposisi.
Baca Juga: Zulhas Tak Terima Prabowo Disebut Antikritik Akibat Ancam Oposisi: Beliau Pejuang Sejati
"10 tahun menjadi oposisi, justru fungsi kontrol harus diperkuat. PKS selama itu selalu istiqomah jadi oposisi yang kritis tapi konstruktif," ujarnya.
Sebelumnya, Presiden terpilih Prabowo Subianto menyatakan secara gamblang bagi para pihak yang tidak mau ikut bekerja sama dalam pemerintahan agar tidak mengganggu. Dia lantas berjanji akan terus berjuang untuk Indonesia dengan orang yang mau diajak kerja sama.
"Saya akan berjuang terus bersama semua kekuatan yang mau diajak kerja sama, yang tidak mau diajak kerja sama tidak apa-apa," kata Prabowo dalam acara Rakornas PAN di Hotel JS Luwansa, Kuningan, Jakarta Selatan kemarin.
Prabowo berpesan kepada pihak yang tidak mau diajak kerja sama dipersilahkan untuk melihat saja dan jangan mengganggu pemerintahan. "Tapi kalau sudah tidak mau diajak kerja sama ya jangan mengganggu. Orang lagi pada mau kerja kok. Kita mau kerja, kita mau mengamankan kekayaan bangsa Indonesia," ujar Prabowo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








