PDIP Akan Jadi Oposisi, Wujud Penghormatan Terhadap Suara Rakyat

AKURAT.CO PDI Perjuangan (PDIP) diyakini akan mengambil peran sebagai oposisi dalam pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka yang akan datang.
Keyakinan itu muncul pasca melihat pidato Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam Rakernas yang berlangsung pada 24-26 Mei.
"Tak perlu ada lagi tafsir. Pidato ibu Mega jelas menyatakan bahwa PDIP siap beroposisi. Bahkan jika itu hanya menyisakan PDIP di luar," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani Indonesia, Ray Rangkuti, kepada wartawan, Sabtu (25/5/2024).
Ray melihat pernyataan Megawati yang mengkritisi banyak hal, mulai dari revisi Undang-Undang MK, revisi Undang-Undang Penyiaran, hingga rencana penambahan jumlah kabinet melalui revisi Undang-Undang Kementerian Negara.
Baca Juga: Anies Ditantang Buktikan Omongannya Sendiri: Kalau Kalah Pilpres Jadi Oposisi
"Berpolitik, kata ibu Mega, bukan melulu mencari zona nyaman. Tapi juga zona ujian. Apalagi demi mempertahankan keyakinan dan pandangan. Maka dan oleh karena itu, posisi PDIP tak dapat lagi ditawar, memimpin oposisi," ucapnya.
Ray sendiri mengapresiasi ketegasan PDIP dalam mengambil sikap. Dia menilai, PDIP mengambil langkah ini tanpa keragu-raguan dan sebagai wujud penghormatan kepada para pendukung dan pemilihnya.
"Perwujudan dari penghormatan PDIP atas suara rakyat yang memilih mereka. Teguh memegang amanah bagian penting dari menegakan politik bermartabat. Nilai yang hampir hilang dalam kultur politik Indonesia saat ini," ujarnya.
Ray berpendapat, tegasnya PDIP menjadi oposisi ini akan menghidupkan kembali makna dari demokrasi.
"Setelah luluh lantak oleh zig zag politisi mengejar kekuasaan atas nama rekonsiliasi, silaturrahmi, atau sederet istilah kamuflase lainnya. Yang pada akhirnya bertujuan saling berbagi kekuasaan, dan emoh jadi di barisan oposisi," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








