Popularitas dan Elektabilitas Taj Yasin Maimoen Jadi yang Tertinggi di Bursa Pilkada Jateng 2024

AKURAT.CO Mantan Wakil Gubernur Jawa Tengah periode 2018-2023, Taj Yasin Maimoen menjadi tokoh yang saat ini popularitas dan elektabilitasnya tertinggi dalam bursa Pilkada Jawa Tengah 2024.
Temuan itu terungkap dalam hasil survei yang dilakukan Lembaga Parameter Politik Indonesia pada periode 15-21 Mei 2024. Survei ini memiliki margin of error 3,5 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno, mengatakan, popularitas Taj Yasin menjadi yang tertinggi dalam survei tersebut. Bahkan, menjadi satu-satunya tokoh yang popularitasnya di atas 50 persen, yakni 52,1 persen.
“Kami tanya kepada responden satu per satu, bapak, ibu, apakah anda tahu atau tidak dengan tokoh berikut ini? Jadi, respondennya itu kami tanyakan satu per satu, yang merasa kenal dengan namanya Taj Yasin itu sekitar 52,1 persen,” kata Adi saat merilis survei secara virtual, Rabu (29/5/2024).
Sementara itu, popularitas tertinggi kedua diisi oleh Hendrar Prihadi sebesar 40 persen, diikuti Dico Ganinduto 38,1 persen, Yusuf Chudlori 30,7 persen, Bambang Wuryanto 29,5 persen, Ahmad Luthfi 28,3 persen, Sudirman Said 24,3 persen, dan Sudaryono 22,7 persen.
Meski demikian, Adi menilai semua tokoh tersebut harus kerja lebih keras jika ingin maju sebagai calon gubernur di Pilkada Jateng 2024. Sebab, belum ada tokoh yang popularitasnya terlalu mencolok.
“Belum ada yang misalnya mencapai 65 sampai 70 persen, yang selalu dinilai sebagai syarat minimal bagi tokoh untuk bertanding dalam pemilihan kepala daerah. Ini tentu dalam waktu beberapa bulan ke depan siapa pun di antara tokoh-tokoh ini yang punya keinginan untuk maju sebagai calon gubernur tentu harus kerja keras,” ujarnya.
Tidak hanya dalam soal popularitas, dalam hal elektabilitas Tas Yasin juga menjadi tokoh yang paling teratas walupun perolehannya terbilang masih kecil.
Baca Juga: DPR Menolak Jika Program Makan Siang dan Susu Gratis Pakai Dana Pendidikan
Melalui pertanyaan terbuka, Taj Yasin berhasil memperoleh elektabilitas sebesar 10,9 persen.
Kemudian diikuti Hendrar Prihadi dengan 7,7 persen, dan Dico Ganinduto dengan 7,1 persen, Yusuf Chudlori 6,4 persen, Joko Sutopo 2,1 persen, Bambang Wuryanto 2,0 persen, dan sejumlah tokoh lainnya dengan perolehan di bawah 2 persen.
Sebagai informasi, sampel dalam survei ini diambil dengan metode multistage random sampling, dengan responden sebanyak 800 orang yang sudah memiliki KTP, dengan teknik wawancara tatap muka.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









