Usung Sohibul Iman, DPW PKS DKI Siap Lawan Anies di Pilkada Jakarta
Atikah Umiyani | 24 Juni 2024, 17:57 WIB

AKURAT.CO Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PKS DKI Jakarta menyambut baik keputusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) yang memilih Mohamad Sohibul Iman sebagai kandidat bakal calon gubernur (Bacagub) dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta 2024.
Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta, Abdul Aziz mengatakan DPW PKS DKI Jakarta menerima usulan DPP meski sebelumnya mengusulkan Anies Baswedan sebagai cagub. Dia menyatakan bakal siap melawan Anies di Pilkada DKI mendatang, bila nantinya harus berhadapan.
"Kita siap (lawan Anies). Apapun keputusan DPP selama masih sesuai dengan usulan DPW yang empat orang itu, ya kita akan fight habis-habisan untuk bisa memenangkan siapapun yang diputuskan oleh DPP," kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (24/6/2024).
Aziz mengakui memang saat ini elektabilitas Sohibul Iman di Jakarta masih kecil ketimbang Anies. Dia berencana menggencarkan sosialisasi ke tingkat bawah dan mengenalkannya ke masyarakat.
"Kalau kebijakannya begitu, ya kami akan sosialisasikan Pak Sohibul Iman di bawah. ya karena saat ini memang popularitas beliau di DKI Jakarta tidak terlalu tinggi. Ini PR buat PKS Jakarta bagaimana meningkatkan popularitas dan elektabilitas beliau," ujarnya.
Diketahui sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Mohamad Sohibul Iman ditunjuk sebagai bakal calon gubernur (Bacagub) dalam Pilkada Jakarta 2024.
"Sebagai Partai pemenang di Jakarta, PKS memutuskan akan memerjuangkan kader terbaiknya sebagai Calon Gubernur DK Jakarta. Kandidat yang kami usung adalah Mohamad Sohibul Iman, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Syuro PKS," kata Juru Bicara Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ahmad Mabruri dalam keterangannya, Minggu (23/6/2024).
Mabruri menuturkan, Sohibul merupakan figur yang memiliki integritas dan kapasitas yang mumpuni.
Sohibul Iman pernah memimpin PKS pada periode 2015-2020.
Dibawah kepemimpinannya, PKS mengalami peningkatan suara dan kursi secara signifikan dari 8,46 juta suara (6,77%) di 2014 menjadi 11,49 juta suara (8,21%) di 2019, atau meningkat dari 40 kursi di 2014 menjadi 50 kursi di 2019.
"Artinya beliau memiliki kepemimpinan yang teruji dalam membawa PKS naik kelas. Beliau juga memiliki jejak yang panjang di dunia politik. Terpilih tiga kali menjadi Anggota DPR pada periode 2009-2014, periode 2014-2019, dan periode 2024-2029 dan sempat memimpin DPR RI sebagai Wakil Ketua DPR," jelasnya.
Sebelum terjun di dunia politik, Sohibul Iman juga dikenal sebagai seorang teknokrat dan cendekiawan muslim. Dia lama berkecimpung dalam bidang teknologi di BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi) Kemenristek RI. pernah memimpin Universitas Paramadina sebagai rektor, dan memimpin berbagai lembaga nirlaba yang fokus pada pengembangan inovasi, teknologi, dan sumber daya manusia strategis.
"Pak Sohibul Iman ini figur yang tepat untuk memimpin Jakarta. Beliau adalah perpaduan antara seorang birokrat yang handal, politisi yang mumpuni, dan intelektual yang disegani di dunia pendidikan," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









