Akurat
Pemprov Sumsel

Bawaslu Minta KPU Antisipasi 3 Tantangan Pengiriman Logistik Saat Pilkada

Citra Puspitaningrum | 28 Juni 2024, 16:56 WIB
Bawaslu Minta KPU Antisipasi 3 Tantangan Pengiriman Logistik Saat Pilkada

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengingatkan permasalahan yang akan dihadapi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024. Proses distribusi logistik Pilkada 2024 menjadi yang terdepan.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja mengatakan ada beberapa kerawanan logistik yang bakal terjadi pada Pilkada 2024 mendatang. Kerawanan itu mencakup situasi seperti saat pengadaan, keadaan geografis, dan keamanan.

Dalam pengadaan logistik, seringkali jumlahnya tidak sesuai sehingga terjadinya kelebihan atau juga kekurangan dari jumlah logistik yang ditentukan.

"Lalu logistik tidak terkirim tepat waktu dan tepat jumlah dan logistik rusak saat pengiriman," kata Bagja dalam keterangannya, Jumat (28/6/2024).

Kemudian dari kondisi geografis, jarak yang jauh dan kondisi jalan yang susah dilalui oleh kendaraan seperti truk besar dapat menjadi rintangan.

Baca Juga: Rektor Paramadina: Pilkada Jakarta Jadi Penentu Anies Vs Ridwan Kamil di Pilpres 2029

Letak geografis seperti daerah berbukit dan pegunungan juga bisa menyulitkan penyelenggara pemilu dalam mendistribusikan logistik. Maka, persoalan keterlambatan logistik tiba di tempat pemilihan menjadi konsen yang harus diperhatikan.

Anggota Bawaslu dua periode itu mengingatkan soal kemungkinan daerah-daerah kepulauan yang dipastikan bakal mengalami kesulitan dalam distribusi logistik. Sebab adanya faktor seperti meningginya gelombang air laut pada akhir tahun.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, alumnus Universitas Indonesia ini berharap adanya koordinasi lembaga penyelenggara pemilu dengan pihak TNI dan Polri,

"Kami meminta teman-teman KPU berkoordinasi dengan TNI dan Polri yang memiliki kapal-kapal besar yang dapat menembus gelombang laut yang tinggi. Sebab dahulu punya pengalaman kita pakai kapal kayu hancur diterjang badai," ujarnya.

Dia berharap kerawanan logistik dapat diantisipasi dengan pengawalan dari aparat keamanan untuk menjamin kemananan. Oleh karena itu faktor sinergitas antara pihak aparat dan KPU sangat dibutuhkan untuk menakan kerawanan logistik Pilkada 2024.

"Kita harapkan ini semua bisa terjalin sinergi, harapannya pemilihan 2024 kita tetap bersinergi dengan baik. Inilah pemilihan terbesar pertama dalam sejarah pemilihan di Indonesia," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.