Survei Pilkada Jateng: Kaesang Pangarep dan Ahmad Lutfhi Bersaing Ketat, Disusul Taj Yasien dan Bambang Pacul

AKURAT.CO Lembaga Survei Indikator Politik Indonesia kembali merilis hasil temuan elektabilitas sejumlah nama untuk Pilkada Jawa Tengah 2024.
Hasilnya, nama Ketua Umum PSI, Kaesang Pangarep, dan Kapolda Jateng, Ahmad Lutfhi, bersaing ketat di angka tertinggi.
Ketimbang nama-nama lain seperti Wakil Gubernur Jateng, Taj Yasin Maimoen, dan Ketua Bappilu PDIP, Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul.
Direktur Eksekutif Indikator, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan Kaesang memperoleh 17,7 persen dan Ahmad Luthfi 15,6 persen.
Baca Juga: Tips Sembunyikan Nomor Pribadi saat Telepon Kontak Luar Negeri
Dengan margin of error pada survei sebesar 3,5 persen, maka sulit untuk mengatakan Kaesang unggul terhadap Ahmad Lutfhi.
"Kaesang berada di peringkat pertama tetapi dalam selisih margin of error dengan Ahmad Lutfi Kapolda Jawa Tengah. Jadi, kita tidak tahu sebenarnya siapa yang unggul. Tetapi Kaesang berada di peringkat pertama secara absolut. Pun, itu tidak dominan," kata Burhanuddin dalam paparan hasil survei secara daring, Minggu (7/7/2024).
"Elektabilitasnya tidak berbeda jauh dengan simulasi sebelumnya. Tetapi meski Mas Kaesang berada di peringkat pertama dengan margin of error 3,5 persen, itu tidak signifikan dibanding Ahmad Luthfi," tambah Burhanuddin.
Sedangkan nama lain, ada di peringkat tiga yakni Taj Yasien dengan elektabilitas 12,8 persen.
Disusul peringkat empat, Bambang Pacul dengan elektabilitas 6 persen.
Baca Juga: Tiga Wakil Indonesia Gagal Amankan Gelar Juara Pusaka ITF World Tennis Tour Junior Jakarta 2024
Kemudian, ada nama Bupati Kendal, Dico Ganinduto, dengan elektabilitas 5,6 persen; Raffi Ahmad 4,4 persen; Achmad Husein 3,4 persen; M. Yusuf Chudiori 3,3 persen; Sudaryono 3,2 persen dan beberapa nama lainnya dengan elektabilitas di bawah 3 persen.
Populasi survei ini adalah seluruh warga negara Indonesia di Provinsi Jawa Tengah yang punya hak pilih dalam pemilihan umum, yakni mereka yang sudah berumur 17 tahun atau lebih, atau sudah menikah ketika survei dilakukan.
Penarikan sampel menggunakan metode multistage random sampling.
Dalam survei ini jumlah sampel sebanyak 800 orang.
Dengan asumsi metode simple random sampling, ukuran sampel 800 responden memiliki toleransi kesalahan (margin of error) sekitar ±3.5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Baca Juga: Menko PMK Sebut Angka Kemiskinan Turun, DPR: Realitanya Masih Tinggi
Sampel berasal dari seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jawa Tengah yang terdistribusi secara proporsional.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







