KIPP Desak KPU Transparan Soal Anggaran untuk Cegah Skandal di Pilkada 2024

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Komite Independen Pemantauan Pemilu (KIPP), Kaka Suminta, mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) di bawah komando Pelaksana Tugas (Plt), Mochammad Afifuddin untuk lebih transparan mengenai anggaran yang digunakan dalam tugas penyelenggaraan pemilu.
Menurutnya, KPU perlu membuka semua fasilitas dan anggaran yang melekat agar kasus penyalahgunaan serupa oleh mantan Ketua KPU Hasyim Asy'ari tidak terulang.
"Soal anggaran (KPU), itu satu hal yang sering saya sampaikan. Pertama, anggaran ini harus merupakan anggaran yang benar-benar berbasis kinerja, menggambarkan kinerja penyelenggara," kata Kaka Suminta kepada wartawan, Rabu (10/7/2024).
Baca Juga: Mahfud MD Desak KPK Usut Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di KPU
Kaka menilai isu yang berkembang terkait dugaan penggunaan anggaran oleh semua komisioner KPU yang menggambarkan kemewahan harus dilakukan pemeriksaan.
"Jangan sampai atas nama Pilkada 2024 menjadikan impunitas, kalau memang hal-hal seperti itu muncul (informasi dugaan penyelewengan anggaran)," ujarnya.
Lebih lanjut, Kaka mendorong KPU untuk mengklarifikasi isu yang berkembang. Sehingga marwah lembaga dapat terjaga dan reputasi KPU tidak jeblok di mata rakyat.
"Muncul hal-hal itu perlu diklarifikasi dari KPU itu sendiri," pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







