Tak Ada Masalah dengan Prabowo, PKS Pertegas Kesiapannya Gabung Pemerintah
AKURAT.CO Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mempertegas kesiapannya untuk bergabung dengan pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Politisi PKS, Sukamta, mengatakan, partainya sama sekali tidak ada masalah dengan Prabowo.
Apalagi, PKS juga menjadi salah satu partai yang pernah mendukung Prabowo dalam penyelenggaraan pilpres sebelumnya.
Baca Juga: Sedikitnya 30 ASN Mengundurkan Diri Buat Ikut Pilkada
"Kita biasa di luar, biasa di dalam. Dengan Pak Prabowo enggak ada masalah sejak dulu, kita sudah dua kali dukung Pak Prabowo. Kalau misalnya nanti bergabung dengan Pak Prabowo juga enggak ada masalah," jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (26/7/2024).
Kendati begitu, Sukamta tidak bisa memastikan apakah Prabowo akan menawarkan PKS untuk gabung ke pemerintahannya nanti.
"Ya mau diajak atau tidak kan bukan kewenangan PKS. Yang ditanyakan, tanya saja pada beliau-beliau itu yang mau ngajak," ujarnya.
Baca Juga: Pernikahan Thariq Halilintar Dihadiri Keluarga Besar, Atta Halilintar: Ya Enggak Masalah
Sebelumnya, Presiden PKS, Ahmad Syaikhu, mengaku menyadari bahwa dalam membangun dan memajukan bangsa tidak bisa dilakukan seorang diri karena perlu adanya kolaborasi.
Ia lantas meminta Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, agar PKS diajak gabung dalam pemerintahan Prabowo-Gibran.
"Oleh karena itu, saya kira untuk Pak Dasco dan Gerindra, ajak-ajaklah PKS. Jangan cuma sekadar ngajak Nasdem dan PKB, PKS ditinggalkan sendirian. Makanya nih Bang Surya (Ketum Nasdem), Gus Amin (Ketum PKB) nih juga rupanya takut, makanya tempat duduk saya dipisahkan di sana," jelas Syaikhu saat menghadiri Harlah ke-26 PKB di JCC, Jakarta, pada Selasa (23/7/2024).
Baca Juga: Obama dan Istri Kompak Dukung Kamala Harris Jadi Presiden AS
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







