Andra Soni-Dimyati Mau Gaet PDIP dan Golkar di Pilkada Banten, Tak Masalah Lawan Kotak Kosong

AKURAT.CO Calon gubernur dan wakil gubernur, Andra Soni-Dimyati Natakusumah, berhasil mengantongi dukungan dari 8 partai politik untuk menghadapi Pilkada Banten 2024. Di antaranya, Partai Gerindra, NasDem, PSI, PAN, PKS, PPP, PKB dan Perindo.
Dimyati mengatakan, dirinya tetap berupaya untuk menambah dukungan dari partai politik yang saat ini masih belum menentukan sikap secara resmi, seperti PDI Perjuangan dan Partai Golkar.
"Saat ini sudah 8 partai politik yang sudah merekomendasikan, kami berharap masih ada partai politik yang bisa merapat. Saya sih berharap ya Golkar maupun PDIP bisa dengan Andra Soni-Dimyati," kata Dimyati saat ditemui wartawan di Tangerrang Selatan, Banten, Jumat (26/7/2024) malam.
Baca Juga: Pilkada Banten dan Urgensinya Pendidikan Politik
Saat ini, Partai Golkar memang tengah berupaya untuk menghadirkan pesaing bagi Andra Soni-Dimyati. Adapun, sosok yang akan dijagokan Golkar yaitu mantan Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.
Hanya saja, dukungan Golkar kepada Airin masih belum bisa dipatenkan karena masih memerlukan tambahan kursi untuk memenuhi syarat pencalonan. Di sisi lain, Golkar juga belum menentukan siapa yang akan menjadi pendamping Airin.
"Belum tauhu apakah Airin lanjut atau tidak, kami belum tahu, tapi kami berharap ya kolaborasi saja, kalau bisa bersama-sama semua dengan kami, maka dengan sendirinya kami berharap tadi, bahwa demokrasi bisa berjalan dengan baik," ucapnya.
Jika berhasil meraih dukungan Partai Golkar dan PDIP, maka Andra Soni-Dimyati pun akan melawan kotak kosong. Hal ini disebut tak menjadi persoalan, sebaliknya justru dianggap sebagai tantangan untuk mengetahui seberapa besar masyarakat mempercayai pasangan Andra Soni-Dimyati.
"Melawan kotak kosong lebih berat dibanding kan melawan orang, jujur saja, karena kotak kosong mungkin orang yang merasa tidak suka dengan Andra Soni dan Dimyati bisa saja mereka memilih kotak kosong atau tidak suka dengan partai politik, dia milih kotak kosong," pungkas Dimyati.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








