Sandiaga Uno Ogah Kepedean Soal Jatah Kursi Menteri di Kabinet Prabowo-Gibran

AKURAT.CO Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, tidak mau berangan-angan mengenai jatah kursi untuk dirinya du kabinet Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ke depan.
Menurutnya, hal itu adalah hak preogratif Prabowo selaku Presiden terpilih 2024-2029. Dia pun mengaku tetap mengedepankan etika politik karena tidak ikut menyukseskan kemenangan Prabowo di Pilpres 2024.
Baca Juga: Sandiaga Uno Titip Sejumlah PR Ini ke Cagub-cawagub Jakarta
"Saya tidak mau itu pure prerogratif presiden, kita mulai beretika politik secara menurut saya sangat etika politik ini sekarang sangat dikedepankan, di mana Pak Prabowo sebagai presiden terpilih memiliki prerogatif," kata Sandi usai rapat bersama Komisi X DPR RI, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (6/9/2024).
"Dan bagi yang pada saat itu tidak berjuang untuk menjadikan beliau, walaupun sebelumnya 10 tahun saya berjuang untuk Pak Prabowo, tapi kita harus mawas diri," tambah Sandi.
Dia menganggap, yang harus diprioritaskan pastinya kepada partai-partai atau pihak-pihak yang telah berjuang menenangkan Prabowo-Gibran kemarin. Sehingga dirinya tidak ingin terlalu percaya diri diberi jatah menteri lagi oleh Prabowo.
"Harus tahu diri bahwa prioritas adalah bagi para-para pejuang yang telah mendorong akhirnya Pak Prabowo menjadi Presiden ke-8 di Indonesia," tutup Sandi.
Sebagai informasi, Sandiaga merupakan kader Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang dimana selama Pilpres 2024 mendukung paslon nomor urut 3, yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD, bersama PDIP, Hanura dan Perindo.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









