Survei PSG, Warga Masih Ngarep Jakarta Dipimpin Ahok atau Anies

AKURAT.CO Warga Jakarta disebut-sebut masih berharap mantan gubernurnya bisa kembali maju di Pilkada 2024. Hal itu menjadi temuan dalam hasil lembaga survei yang dilakukan Political Strategy Group (PSG) pada periode 6-15 Agustus 2024.
Kepala Peneliti PSG, Ahsan Ridhoi, mengatakan hal itu diketahui saat pihaknya mensimulasikan tiga nama yang sebelumnya sempat mencuat, yakni Anies Baswedan, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan Ridwan Kamil (RK).
Dari simulasi tersebut, sebanyak 39 persen responden memilih mendukung Anies, kemudian 22 persen memilih Ahok, dan yang memilih Ridwan Kamil 15 persen.
"Artinya, warga Jakarta pada dasarnya tercenderung menginginkan mantan gubernurnya itu kembali memimpin mereka," kata Ahsan saat merilis hasil surveinya di Jakarta, Sabtu (7/9/2024).
Baca Juga: Sempat Usung Anies, PKS Jamin Partainya Solid Dukung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Dia menegaskan, hal tersebut juga berkorelasi dengan angka kepuasan masyarakat terhadap Anies dan Ahok.
"Jadi kenangannya manis kayaknya dengan Pak Anies, dengan Pak Ahok. Jadi mereka lebih (dipilih) kembali, sementara Ridwan Kamil itu hanya terbatas di 15 persen," ucap Ashan.
Menurutnya, pemilih loyal Ridwan kamil sebenarnya sangat kecil ketika dihadapkan dengan Anies dan Ahok. "Yang fans RK (Ridwan Kamil) ini kira-kira ya hampir 20 persen dari populasi Jakarta," ucapnya.
Kendati begitu, Ahsan menyadari bahwa yang resmi mendaftar sebagai calon gubernur ke KPUD Jakarta hanya Ridwan Kamil. Padahal, jika benar yang bersaing adalah Anies, Ahok dan Ridwan Kamil, maka Pilkada Jakarta 2024 berpotensi berlangsung secara dua putaran.
"Ada tiga calon, ada kemungkinan dua putaran. Karena kita juga punya pengalaman di 2017 tiga pasang kandidat itu dua putaran," ungkapnya.
Sebagai informasi, survei ini dilakukan kepada 1.540 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling. Survei ini memiliki margin of errorvsekitar ±2,7 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.
Sampel berasal dari seluruh Kota di Daerah Khusus Jakarta yang terdistribusi secara proporsional. Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih.
Untuk diketahui, survei ini dilakukan sebelum ada keputusan PDIP mengusung Pramono Anung-Rano Karno dan batalnya Anies Baswedan maju di Pilkada Jakarta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








