Akurat
Pemprov Sumsel

Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Om Zein-Abang Ijo Melesat di Pilkada Purwakarta 2024

Sulthony Hasanuddin | 11 September 2024, 20:46 WIB
Survei LSI Denny JA: Elektabilitas Om Zein-Abang Ijo Melesat di Pilkada Purwakarta 2024

AKURAT.CO Elektabilitas calon Bupati Purwakarta, Saeful Bahri Binzein atau Om Zein, melesat jauh meninggalkan kompetitor utamanya Anne Ratna Mustika.

Jika tidak ada tsunami politik, Om Zein yang berpasangan dengan Abang Ijo Hapidin berpotensi memenangkan kontestasi pada Pilkada Purwakarta 2024.

Analisis tersebut merupakan hasil survei LSI Network Denny JA yang disampaikan Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI, Toto Izul Fatah, Rabu (11/9/2024).

Survei yang dilakukan pada 3-7 September 2024 menggunakan metode standar multistage random sampling.

Dengan jumlah responden 440 orang, survei digelar melalui wawancara tatap muka dan dengan margin of error 4,8 persen.

Menurut Toto, elektabilitas Om Zein ini tergolong fenomenal.

Sejak survei tiga bulan sebelumnya, Om Zein yang masih 27,7 persen di bawah Anne Ratna Mustika dengan 32,7 persen, kini melesat menjadi 46,1 persen.

Sementara, Anne Ratna Mustika yang sebelumnya memimpin justru terjun bebas ke posisi 29,3 persen.

Baca Juga: Kemlu Tuntut Tanggung Jawab Pihak Terkait Atas Meninggalnya WNI di Kamboja

Dalam simulasi pasangan pun, Om Zein-Abang Ijo meraih elektabilitas 53,4 persen, meninggalkan jauh semua pasangan calon lainnya.

Termasuk pasangan Anne Ratna Mustika-Budi Hermawan yang merosot ke angka 25,2 persen.

Sementara, pasangan Yadi Rusmayadi-Pipin Sopian memperoleh 5,2 persen dan Zainal Arifin-Sona Maulida 4,1 persen.

"Dari data terbaru LSI Denny JA itu, saya harus sampaikan, jika tak ada tsunami politik, pasangan Om Zein-Abang Ijo yang potensial memenangkan kontestasi pada Pilkada Purwakarta November mendatang," jelas Toto.

Menurutnya, peluang duet Om Zein-Abang Ijo sangat besar karena memiliki tren naik dari hasil survei sebelumnya.

Sebaliknya, kompetitor utamanya yakni pasangan Anne Ratna-Budi Hermawan punya tren menurun.

Dari pengalaman selama ini, calon yang memiliki elektabilitas dengan tren turun, biasanya akan terus menurun.

"Tidak mudah buat kandidat yang punya tren turun untuk rebound. Ini sama seperti terjadi pada Ganjar Pranowo di pilpres. Dari sebelumnya memimpin di atas Prabowo, tapi berikutnya turun dan terus menurun sampai ke 16 persenan. Perlu kerja ekstra agar pasangan Anne Ratna-Budi bisa rebound," terang Toto.

Baca Juga: DPR Setuju Tambah Anggaran Kemenhub Sebesar Rp6,69 Triliun di 2025

Dalam analisis kualitatif yang dilakukan LSI Denny JA, menurut Toto, setidaknya ada tiga faktor yang membuat elektabilitas duet Om Zein-Abang Ijo melesat.

Pertama, adanya pergerakan masif yang dilakukan pasangan Om Zein-Abang Ijo lewat aneka program turun ke masyarakat.

Kedua, faktor kekuatan personal figur Om Zein yang dipersepsi sederhana, peduli dan merakyat.

Dan terakhir, adanya faktor pengaruh dukungan Dedi Mulyadi kepada Om Zein-Abang Ijo.

"Sulit untuk dibantah bahwa dukungan total Kang Dedi Mulyadi kepada Om Zein itu sangat berpengaruh. Apalagi, seperti tergambar dari aneka atribut ruang publik, Kang Dedi selalu tampil di belakang Om Zein. Belum lagi lewat sosialisasi yang dilakukan langsung Kang Dedi Mulyadi," ungkapnya.

Apalagi, lanjut Toto, Dedi Mulyadi masih dianggap sebagai figur legendaris di Kabupaten Purwakarta.

Baca Juga: Engineering Week IEE Series 2024 Resmi Dibuka, Fokus pada Keberlanjutan Industri

Karena itu, wajar jika di Purwakarta elektabilitas Dedi Mulyadi- Erwan Setiawan sebagai pasangan calon Gubernur Jawa Barat sangat fenomenal, yaitu 90,5 persen.

Sementara, pasangan-pasangan lainnya masih di bawah 10 persen.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.