Demokrat Dukung Wacana Penggunaan Susu Ikan dalam Program Makan Bergizi Gratis

AKURAT.CO Ketua DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyatakan dukungannya terhadap wacana penggunaan susu ikan sebagai pengganti susu sapi dalam program makan bergizi gratis yang akan diinisiasi oleh Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Khaeron memandang ide tersebut sangat positif, terutama jika kebutuhan program tersebut dapat sepenuhnya dipenuhi dari produk-produk dalam negeri.
“Saya kira itu ide yang sangat baik. Jika kita kesulitan menyediakan komoditas tertentu dalam jumlah besar sesuai target, kita harus mencari alternatif dari produk dalam negeri yang setara,” ujar Khaeron kepada wartawan di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Rabu (18/9/2024).
Baca Juga: China Terbuka: Jonatan Christie Kalahkan Rasmus Gemke, Susul Anthony Ginting ke 16 Besar
Khaeron juga menilai, penggunaan bahan alternatif seperti susu ikan dapat menjadi solusi yang efektif.
"Jika ada cara atau pengganti lain yang bisa menggantikan komoditas tertentu, itu akan lebih baik," lanjutnya.
Selain itu, Khaeron memuji jalannya program makan bergizi gratis yang diusung oleh Prabowo.
Ia menilai, program tersebut tidak hanya bermanfaat bagi pemenuhan gizi masyarakat, terutama anak-anak, tetapi juga memiliki potensi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
“Saya selalu mengatakan, program makan bergizi gratis ini adalah ide cemerlang dari Pak Prabowo. Bukan hanya untuk memastikan kecukupan gizi dan nutrisi anak-anak bangsa, tetapi juga berpotensi menumbuhkan ekonomi baru di berbagai daerah,” ungkapnya.
Menurut Khaeron, program ini juga memberikan peluang besar untuk diversifikasi dan pengembangan komoditas-komoditas lokal.
"Dengan adanya program makan bergizi gratis di era Pak Prabowo nanti, ini menjadi kesempatan emas untuk mengembangkan berbagai sektor. Ada anggaran besar yang bisa dikelola dan disalurkan kepada kelompok-kelompok kecil di masyarakat. UMKM akan maju, komoditas lokal bergerak, dan diversifikasi ini bisa menjadi bagian penting dari program tersebut,” pungkasnya.
Program ini diharapkan dapat memberikan dampak luas bagi masyarakat, baik dari segi kesehatan maupun ekonomi, melalui pemanfaatan komoditas lokal seperti susu ikan sebagai sumber gizi alternatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









