Akurat
Pemprov Sumsel

Prabowo Terima Kejutan Buket Bunga Matahari dari Fraksi Golkar di Rapat Kerja Terakhir

Paskalis Rubedanto | 25 September 2024, 17:42 WIB
Prabowo Terima Kejutan Buket Bunga Matahari dari Fraksi Golkar di Rapat Kerja Terakhir

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri rapat kerja terakhir bersama Komisi I DPR dan mendapat kejutan berupa buket bunga matahari dari Fraksi Partai Golkar.

Buket tersebut diserahkan oleh anggota Komisi I DPR sekaligus politisi Golkar, Nurul Arifin, pada Rabu (25/9/2024) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Penyerahan bunga dilakukan setelah masing-masing fraksi menyampaikan pendapat akhir terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Bidang Pertahanan.

Baca Juga: Iran Larang Penggunaan Perangkat Komunikasi setelah Serangan terhadap Hizbullah

Prabowo, yang juga merupakan Presiden terpilih 2024, menerima dokumen pandangan dari setiap fraksi, termasuk dari Golkar yang diikuti dengan pemberian bunga matahari oleh Nurul Arifin.

Setelah menyerahkan bunga, Nurul bersalaman dengan Prabowo dan berfoto bersama.

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menyebutkan bahwa rapat kali ini terasa istimewa karena dihadiri secara lengkap oleh seluruh pimpinan Komisi I.

“Hadir di hadapan Pak Menhan seluruh pimpinan, dan ini jarang terjadi. Mungkin baru kali ini, lima-limanya hadir dalam rapat pertama dengan Menhan,” ujar Meutya.

Selain itu, rapat juga mencatat kehadiran fisik terbanyak dari anggota Komisi I DPR dalam beberapa bulan terakhir, dengan seluruh fraksi hadir.

Baca Juga: Insan Pegadaian Peringati Maulid Nabi Bersama Ustaz Maulana dan Sabyan Gambus

“Ada 40 anggota dari 9 fraksi yang hadir. Ini mungkin angka tertinggi dalam 3 hingga 6 bulan terakhir, bahkan dalam 1 tahun terakhir,” tambahnya.

Rapat kerja ini juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Nugraha Mansur.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.