Prabowo Terima Kejutan Buket Bunga Matahari dari Fraksi Golkar di Rapat Kerja Terakhir

AKURAT.CO Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menghadiri rapat kerja terakhir bersama Komisi I DPR dan mendapat kejutan berupa buket bunga matahari dari Fraksi Partai Golkar.
Buket tersebut diserahkan oleh anggota Komisi I DPR sekaligus politisi Golkar, Nurul Arifin, pada Rabu (25/9/2024) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.
Penyerahan bunga dilakukan setelah masing-masing fraksi menyampaikan pendapat akhir terkait Rancangan Undang-Undang (RUU) Kerja Sama Bidang Pertahanan.
Baca Juga: Iran Larang Penggunaan Perangkat Komunikasi setelah Serangan terhadap Hizbullah
Prabowo, yang juga merupakan Presiden terpilih 2024, menerima dokumen pandangan dari setiap fraksi, termasuk dari Golkar yang diikuti dengan pemberian bunga matahari oleh Nurul Arifin.
Setelah menyerahkan bunga, Nurul bersalaman dengan Prabowo dan berfoto bersama.
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid, menyebutkan bahwa rapat kali ini terasa istimewa karena dihadiri secara lengkap oleh seluruh pimpinan Komisi I.
“Hadir di hadapan Pak Menhan seluruh pimpinan, dan ini jarang terjadi. Mungkin baru kali ini, lima-limanya hadir dalam rapat pertama dengan Menhan,” ujar Meutya.
Selain itu, rapat juga mencatat kehadiran fisik terbanyak dari anggota Komisi I DPR dalam beberapa bulan terakhir, dengan seluruh fraksi hadir.
Baca Juga: Insan Pegadaian Peringati Maulid Nabi Bersama Ustaz Maulana dan Sabyan Gambus
“Ada 40 anggota dari 9 fraksi yang hadir. Ini mungkin angka tertinggi dalam 3 hingga 6 bulan terakhir, bahkan dalam 1 tahun terakhir,” tambahnya.
Rapat kerja ini juga dihadiri oleh Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Supratman Andi Agtas, Wakil Menteri Pertahanan Muhammad Herindra, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Nugraha Mansur.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









