Kepuasan Masyarakat Terhadap Karna Sobahi Rendah, Pengamat: Peluang Menang di Pilbup Majalengka Tipis

AKURAT.CO Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Karna Sobahi selama menjabat sebagai Bupati Majalengka periode 2018-2023 dinilai rendah.
Berdasarkan survei terbaru dari Poltracking Indonesia, kepuasan masyarakat terhadap Karna hanya mencapai 60,7 persen.
Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, menjelaskan, rendahnya kepuasan ini tercermin dari elektabilitas Karna Sobahi yang hanya mencapai 29,8 persen di Pilbup Majalengka.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Majalengka tidak menginginkan Karna untuk kembali memimpin.
Baca Juga: Tak Soal Cuaca di China, Marc Klok Ingin Rebut Kemenangan untuk Persib Bandung Lawan Zhejiang
"Ini adalah alarm yang sangat keras untuk Karna Sobahi, sudah saatnya beliau berpikir ulang, karena peluang untuk menang dalam pilkada ini sangat kecil," ujar Efriza, Selasa (1/10/2024).
Efriza menambahkan bahwa kans Karna untuk memenangkan Pilbup Majalengka sangat tipis, karena elektabilitas pasangan Karna-Koko hanya mencapai 32,3 persen, sementara pesaingnya, H. Eman Suherman-Dena Muhamad Ramdhan, jauh lebih tinggi dengan 56,9 persen.
"Melihat selisih elektabilitas yang sangat besar, 56 persen melawan 32 persen, akan sulit bagi Karna untuk menang," jelasnya.
Lebih lanjut, Efriza menilai angka 60,7 persen tidak merepresentasikan tingkat kepuasan yang tinggi, mengingat standar kepuasan yang baik berada pada kisaran 70-95 persen.
Baca Juga: Contoh Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Web untuk Anak TK, SD, SMP, hingga SMA
"Angka kepuasan minimal harus di atas 65 persen. Jika hanya mencapai 60,7 persen, itu sangat rendah untuk ukuran seorang pemimpin," jelasnya.
Efriza menyimpulkan bahwa rendahnya tingkat kepuasan dan elektabilitas Karna Sobahi menunjukkan kegagalan dalam memimpin Majalengka.
"Ini menjadi sinyal bahwa Karna harus mengevaluasi tim dan relawan. Tingkat kepuasan yang rendah ini mencerminkan ketidakpuasan publik," tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









