Ridwan Kamil-Suswono Bakal Audit Proyek Reklamasi untuk Keadilan dan Keberlanjutan

AKURAT.CO Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), berkomitmen untuk melakukan audit terhadap semua aturan yang berkaitan dengan pelaksanaan reklamasi di Jakarta.
Hal ini bertujuan untuk menilai relevansi proyek tersebut serta memastikan pembangunan berjalan adil tanpa merugikan warga.
Juru Bicara RIDO, Bernardus Djonoputro, yang akrab disapa Bernie, menjelaskan bahwa audit ini akan mengkaji apakah reklamasi masih diperlukan dan dapat dilakukan dengan cara yang mendukung keberlanjutan serta keadilan sosial.
"Audit dilakukan untuk memastikan reklamasi dilaksanakan secara adil dan tidak merugikan masyarakat," kata Bernie dalam keterangannya kepada media di Jakarta, Selasa (1/10/2024).
Baca Juga: FIFA Larang Samuel Eto'o Datang ke Laga Timnas Kamerun 6 Bulan karena Pelanggaran Disiplin
Bernie menambahkan, hasil audit ini akan diselaraskan dengan visi, misi, dan program RIDO yang bertujuan meningkatkan ketahanan Jakarta dalam menghadapi tantangan perubahan iklim, termasuk ancaman kenaikan permukaan laut.
"Solusi untuk ketahanan Pantai Utara Jakarta, termasuk pembangunan tanggul laut yang menjadi bagian dari program pemerintah pusat, sudah diakui oleh para ahli. Kota-kota besar dunia seperti Singapura, Dubai, dan New York telah melakukan reklamasi untuk menciptakan lahan baru bagi pengembangan perkotaan," ujarnya.
Meski demikian, Bernie menekankan pentingnya pelaksanaan reklamasi dengan teknik yang benar agar tidak merusak lingkungan. Reklamasi, katanya, bisa memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar jika dilakukan secara tepat dan bertanggung jawab.
Baca Juga: Hari Batik Nasional 2024: Merayakan Warisan Budaya Takbenda Indonesia
"Ridwan Kamil dan Suswono berkomitmen bahwa reklamasi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta, khususnya mereka yang tinggal di sekitar Pantai Utara. Proyek ini tidak boleh berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi dengan penanganan kawasan pesisir Teluk Jakarta dan melibatkan Jabodetabekpunjur, yang mencakup 31 juta penduduk serta daerah aliran sungai dari hulu ke hilir," jelas Bernie.
Lebih lanjut, Bernie menyebut bahwa program pembangunan Giant Sea Wall di Pantai Utara Jakarta akan disertai pengembangan kawasan ekonomi dan residensial yang ramah lingkungan, layak huni, serta berkelanjutan.
Menurutnya, Jakarta tidak memiliki banyak ruang untuk berkembang ke arah Selatan, Barat, atau Timur, sehingga pengembangan ke arah Utara menjadi solusi penting.
"Solusi terintegrasi mencakup pengembalian reservoir hulu-hilir, pengelolaan flood plain zone, penghentian pengambilan air tanah berlebihan, serta penerapan sistem perairan terintegrasi dengan regulasi yang tepat," tutup Bernie.
Baca Juga: Bos Smelter Ungkap Fakta soal Kerja Sama dengan PT Timah hingga Setoran CSR
Sebagai informasi, pembangunan Giant Sea Wall Pantai Utara Jakarta merupakan bagian dari program Kota Berketahanan yang diusung pasangan RIDO.
Proyek ini mendukung program pemerintah pusat untuk menghadapi dampak perubahan iklim, khususnya kenaikan permukaan laut. Program ini juga akan memperhatikan kelestarian lingkungan dan hak-hak nelayan setempat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









