Akurat
Pemprov Sumsel

Bawaslu Pantau Dugaan Pelanggaran Netralitas Kepala Desa di Hotel Bintang Lima Semarang

Citra Puspitaningrum | 28 Oktober 2024, 23:00 WIB
Bawaslu Pantau Dugaan Pelanggaran Netralitas Kepala Desa di Hotel Bintang Lima Semarang

AKURAT.CO Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengungkapkan, pihaknya masih menunggu laporan hasil temuan dugaan pelanggaran netralitas kepala desa yang berlangsung di sebuah hotel bintang lima di Semarang, Jawa Tengah, pada Rabu (23/10/2024).

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menyatakan, hasil temuan terkait dugaan pelanggaran tersebut seharusnya sudah diumumkan hari ini.

“Sampai sekarang kami masih menunggu informasi dari Bawaslu Kota Semarang. Apakah ini termasuk dugaan tindak pelanggaran pemilihan, pelanggaran netralitas, atau bukan pelanggaran,” kata Bagja di kantor Bawaslu RI, Jakarta, Senin (28/10/2024).

Bagja berharap hasil temuan di Semarang dapat segera disampaikan agar publik mendapatkan informasi yang jelas dan tidak berspekulasi.

“Tiga plus dua hari, seharusnya status temuan sudah muncul hari ini,” ujarnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Siap Bertemu Presiden Prabowo, Bahas Dukungan Pilkada dan Strategi Kampanye Jakarta

Namun, Bagja menegaskan, apabila pertemuan kepala desa di hotel tersebut adalah upaya pencegahan, maka otomatis tidak masuk dalam ranah pelanggaran.

“Jika ini merupakan upaya pencegahan, maka bukan termasuk pelanggaran, sehingga potensi pelanggaran bisa dicegah oleh Bawaslu Kota Semarang,” jelas Bagja.

Sebelumnya, Bawaslu Kota Semarang melakukan penggerebekan di hotel bintang lima di Semarang Timur pada Rabu malam (23/10/2024) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dalam operasi tersebut, diduga terdapat pertemuan kepala desa se-Jawa Tengah yang diduga untuk memberikan dukungan kepada salah satu pasangan calon dalam Pilkada 2024.

Ketua Bawaslu Kota Semarang, Arief Rahman, menyampaikan bahwa tim Bawaslu sempat kesulitan mendapatkan akses ke ruang pertemuan.

Baca Juga: Kepala Desa Jadi Rebutan Kandidat Pilkada, Peneliti SPD: Magnet Elektoral yang Menggiurkan

“Tim Bawaslu sempat terkendala saat akan menuju ruang pertemuan, tetapi akhirnya bertemu dengan salah satu kader yang akan masuk,” ujar Arief, Jumat (25/10/2024).

Dari data yang diperoleh, sekitar 90 kepala desa se-Jawa Tengah diketahui hadir dalam pertemuan tersebut. Namun, setelah tim Bawaslu tiba, para peserta pertemuan langsung membubarkan diri.

“Diperkirakan ada sekitar 90 peserta yang semula memenuhi tempat duduk langsung membubarkan diri dan meninggalkan lokasi,” kata Arief.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.