Akurat
Pemprov Sumsel

Mangkir dari Panggilan, Bawaslu Akan Tindak Tegas Tokoh Tanah Abang Bersatu Terkait Dugaan Intimidasi

Citra Puspitaningrum | 1 November 2024, 23:28 WIB
Mangkir dari Panggilan, Bawaslu Akan Tindak Tegas Tokoh Tanah Abang Bersatu Terkait Dugaan Intimidasi

AKURAT.CO Relawan Masyarakat Tanah Abang Bersatu, Muchidin Muchtar, mangkir dari pemanggilan terkait klarifikasi dugaan intimidasi kepada Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Tanah Abang, pada beberapa waktu lalu.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Provinsi DKI Jakarta, Benny Sabdo, mengatakan pihaknya telah mengirimkan surat pemanggilan sebanyak tiga kali. Namun, Muchidin tidak pernah hadir ke kantor Bawaslu Provinsi DKI Jakarta.

"Saudara Muchidin sudah tiga kali mangkir untuk permintaan klarifikasi atas dugaan intimidasi kepada anggota Panwascam, Tanah Abang, Jakarta Pusat," kata Benny, Jumat (1/11/2024).

Menurutnya, perbuatan Muchidin yang menghalangi kerja petugas pengawas pemilu dalam gelaran Pilkada Jakarta 2024 akan ditindak tegas. Terlebih, petugas yang berada di lapangan saat kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur memiliki wewenang sebagaimana diatur dalam UU Pemilu.

Baca Juga: Bawaslu Temukan 15 Pelanggaran Netralitas ASN di Pilkada 2024, Ada yang Ikut Kampanye Bareng Paslon

"Kami minta yang bersangkutan memberikan keterangan di Sentra Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu)," jelasnya.

Dia pun mengingatkan kepada seluruh tim sukses pasangan calon gubernur dan wakil gubernur untuk melaporkan kegiatan kampanye kepada Polda Metro Jaya. Pemberitahuan kegiatan kampanye itu sudah termaktub dalam Peraturan KPU Nomor 13 Tahun 2024.

"Tim kampanye dan pelaksana kampanye wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada kepolisian dengan tembusan ke KPU dan Bawaslu sesuai tingkatan," tuturnya.

Sebelumnya, video dugaan intimidasi kepada Panwascam Tanah Abang viral di media sosial. Dalam video itu menarasikan perseteruan tim Panwas Kecamatan Tanah Abang dengan tim Maktab Petamburan.

Muchidin Muchtar, yang diduga memakai kaos Timnas Indonesia, terlibat adu mulut dengan petugas pengawas kecamatan Tanah Abang. Muchidin jembatan tiga orang pengawas kecamatan Tanah Abang.

"Pimpinan lo siape? Staf teknis emang boleh di luar Tanah Abang," kata Muchidin.

"Bener lo ye, dicatet lo ye. Rekam nih staf teknis boleh. Gua stafnya Juri Ardiantoro dulu biar lo tau. Kecil lo mah sama gue, lo tanya mas Juri," sambungnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.