Akurat
Pemprov Sumsel

Waketum Golkar Imbau Para Kader Fokus Bantu Pemerintahan, Ketimbang Pantik Konflik Internal

Paskalis Rubedanto | 14 November 2024, 17:51 WIB
Waketum Golkar Imbau Para Kader Fokus Bantu Pemerintahan, Ketimbang Pantik Konflik Internal

AKURAT.CO Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, mengimbau kepada seluruh kader partai untuk fokus membantu pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, ketimbang memantik konflik di internal partai.

"Kita mengimbau itu lah, kita solid kita membangun bangsa. Ini presiden sudah terpilih, Pak Prabowo-Gibran sudah terpilih, kita jalan kencang saja mendukung kebijakan presiden," kata Adies kepada wartawan, Kamis (14/11/2024).

Pernyataan itu Adies lontarkan, usai sejumlah oknum kader menggugat hasil Munas ke-XI Golkar yang menetapkan Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Golkar 2024-2029. Dia pun meminta kepada siapapun pihak yang ada di balik oknum-oknum tersebut, untuk legowo menjalankan amanat partai.

"Saya cuman mengimbau ya pastilah ini ada aktor intelektual di belakang mereka. Kita imbau lah kepada aktor-aktor intelektual yang di belakang mereka ini marilah kita bersama-sama kalau mereka mau membangun Partai Golkar, sudahlah legowo saja," tegasnya.

Baca Juga: Golkar Pecahkan Rekor MURI dengan Senam Sehat di HUT ke-60

"Ini kan sudah selesai perhelatan kita. Kalau masih mau tidak terima mau masih maju lagi ada wadahnya, tunggu lima tahun lagi. Sabar sedikit. Jangan diolah-olah terus," jelasnya menambahkan.

Menurutnya, sangat disayangkan jika masih ada oknum yang berusaha mengerdilkan partai. Padahal, capaian partainya itu sudah sangat bagus terutama jumlah kursi di parlemen.

"Nanti kan yang rugi kita sendiri. Golkar kita bagus lho sekarang. 85 (kursi) ke 102 sudah mepet-mepet sama PDIP, selisih 8 kita kan. Masa kita sudah mulai ngerunning sudah bagus, turun lagi karena persoalan yang tidak penting," tegas Adies.

Lebih jauh, Wakil Ketua DPR ini berpesan kepada seluruh kader untuk menjalankan birokrasi partai sesuai AD/ART. Misalnya jika ingin menjadi pengurus, maka harus masuk dan mendaftar dengan cara yang baik-baik.

"Kalau mau masuk pengurus masuk baik-baik. Nanti kita akomodir. Jangan main gugat sana gugat sini, masuk kepengurusan. Kan banyak masih ada badan ada lembaga itu kan masih kita bentuk semua belum kita pilih untuk itu. Jadi, jangan cara-cara begitu malah nanti merugikan partai kita sendiri Partai Golkar," tutupnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.