Akurat
Pemprov Sumsel

Pramono-Rano Gelar Kampanye Akbar di GBK, Bakal Hadirkan Para Mantan Gubernur Jakarta

Citra Puspitaningrum | 19 November 2024, 14:25 WIB
Pramono-Rano Gelar Kampanye Akbar di GBK, Bakal Hadirkan Para Mantan Gubernur Jakarta

AKURAT.CO Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta nomor urut 3, Pramono Anung dan Rano Karno, akan menggelar kampanye akbar di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, pada Sabtu, 23 November 2024.

Ketua Harian Tim Pemenangan Pramono-Rano, Prasetyo Edi Marsudi, mengungkapkan bahwa salah satu kejutan yang disiapkan untuk warga Jakarta, adalah kehadiran para mantan Gubernur DKI Jakarta.

"Ya semua (mantan Gubernur), ada Pak Sutiyoso, ada Pak Foke," kata Pras saat ditemui di Jakarta, Selasa (19/11/2024).

Baca Juga: Jokowi Siap Ikut Blusukan dan Kampanye Akbar Ridwan Kamil-Suswono

Pras juga membuka kemungkinan kehadiran Anies Baswedan, yang menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, dalam kampanye tersebut. Selain para mantan gubernur, sejumlah tokoh politik nasional juga akan hadir untuk memberikan dukungan, sekaligus memberikan inspirasi kepada warga Jakarta.

"Tokoh-tokoh politik di Republik ini akan turun dan memberi satu pelajaran. Ini loh kita, mencalonkan sebagai pemimpin bermain dengan gagasan. Kita tidak bermain provokasi, hoaks, dan yang lainnya," tegasnya.

Pras menegaskan, bahwa kampanye ini akan menjadi panggung untuk mempromosikan Jakarta sebagai kota besar, yang menjadi parameter bagi kota-kota lain di Indonesia menuju status Kota Global.

"Warga Jakarta diundang untuk hadir dalam kampanye ini. Acara ini juga akan menjadi momen strategis untuk mendengarkan visi-misi pasangan Pramono Anung dan Rano Karno yang diharapkan memberikan semangat baru bagi warga Jakarta menjelang Pemilihan Gubernur DKI Jakarta," pungkasnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.