Akurat
Pemprov Sumsel

PDIP Optimis Menang Satu Putaran di Pilkada Jakarta 2024

Paskalis Rubedanto | 20 November 2024, 20:30 WIB
PDIP Optimis Menang Satu Putaran di Pilkada Jakarta 2024

AKURAT.CO DPP PDI Perjuangan (PDIP) menanggapi dukungan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kepada Ridwan Kamil (RK) dalam Pilkada Jakarta 2024.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menyoroti respons bijaksana dari calon gubernur usungan PDIP, Pramono Anung, terhadap endorsement tersebut.

“Di Jakarta, kami tetap optimis karena respons Mas Pram sangat bijak. Mas Pram ini yang dulu menandatangani rekomendasi Pak Jokowi sebagai Wali Kota Solo, telah 23 tahun bersama Pak Jokowi, dan 10 tahun menjadi pembantu presiden,” ujar Hasto dalam konferensi pers di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Rabu (20/11/2024).

Hasto menambahkan, dukungan Jokowi terhadap kandidat lain justru memperkuat dukungan masyarakat kepada pasangan Pramono Anung dan Rano Karno.

Baca Juga: Ahmad Luthfi: Kebijakan Publik Harus Sentuh Dimensi Kemanusiaan

“Ketika Pak Jokowi mengendorse yang lain, Mas Pram tetap optimis dengan keyakinan bahwa kekuatan rakyat adalah yang utama. Sikap Pak Pram dan Pak Rano ini justru mendatangkan dukungan yang lebih luas,” kata Hasto.

Hasto mengungkapkan, PDIP awalnya memperkirakan Pilkada Jakarta 2024 akan berlangsung dua putaran.

Namun, setelah endorsement Jokowi kepada Ridwan Kamil yang disebutnya memicu reaksi negatif dari sebagian publik, ia yakin Pramono-Rano bisa memenangkan Pilkada dalam satu putaran.

“Awalnya, kami merancang strategi untuk dua putaran. Tapi dengan reaksi arus balik dari masyarakat setelah endorsement Pak Jokowi, kami optimis bisa menang di putaran pertama,” tegas Hasto.

Baca Juga: Hasto Sebut Prabowo Kesatria, yang Baju Putih Tidak, Sindir Jokowi?

Ia juga memuji kedewasaan Pramono Anung dalam menanggapi situasi tersebut, yang menunjukkan kematangan emosional dan kepemimpinan.

“Kedewasaan Mas Pram menghadapi situasi ini menunjukkan kematangan emosional dan kepemimpinan. Inilah yang membuat dukungan semakin solid dan luas,” tambah Hasto.

Sebelumnya, Pramono Anung menyatakan tidak mempermasalahkan dukungan Jokowi kepada lawannya. Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari demokrasi dalam konteks pemilihan kepala daerah.

“Bagi saya ini bagian dari demokrasi, orang boleh memilih siapa saja untuk jadi pilihan,” ujar Pramono saat ditemui di Kalideres, Jakarta, Selasa (19/11/2024) malam.

Pramono juga menegaskan bahwa dirinya tidak kecewa atas dukungan tersebut, mengingat hubungan panjangnya dengan Jokowi selama lebih dari 23 tahun.

“Bagi saya tidak masalah. Siapapun yang mendukung dan tidak mendukung saya, saya doakan selalu sehat,” pungkas Pramono dengan penuh optimisme.  

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.