Akurat
Pemprov Sumsel

Efek Jokowi dan Prabowo Masih Kuat, Ridwan Kamil-Suswono Diprediksi Menang di Pilkada Jakarta

Atikah Umiyani | 26 November 2024, 16:54 WIB
Efek Jokowi dan Prabowo Masih Kuat, Ridwan Kamil-Suswono Diprediksi Menang di Pilkada Jakarta

AKURAT.CO Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil-Suswono (RIDO), diprediksi akan keluar sebagai pemenang di Pilkada Jakarta 2024.

Kemenangan ini dipengaruhi karena masih kuatnya pengaruh dari Ketua Umum Partai Gerindra sekaligus Presiden RI saat ini, Prabowo Subianto, dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

"Kecenderungan menang adalah RK-Suswono karena masyarakat masih terpengaruh kuatnya Prabowo sebagai presiden dan Jokowi sebagai mantan presiden," kata Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza, kepada wartawan di Jakarta, Selasa (26/11/2024).

Di sisi lain, adanya dukungan Anies Baswedan kepada pasangan Pramono Anung-Rano Karno, juga justru menjadi keuntungan bagi pasangan Ridwan Kamil-Suswono.

Baca Juga: Ridwan Kamil Isi Masa Tenang dengan Silaturahmi ke Sandiaga Uno

Sebab, banyak pendukung dan pemilih PDI Perjuangan yang kecewa dan membuat barisan pendukung Pramono-Rano menjadi tidak solid. Sehingga, pasangan Ridwan Kamil-Suswono bisa memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperbesar peluang kemenangan.

"Anies malah bisa menjadi faktor tidak solidnya suara dukungan untuk calon Pramono-Rano. Sebab gesekan antar mereka pendukung fanatik PDIP dan pendukung fanatik Anies masih meninggalkan kekecewaan," ucapnya.

"Sehingga pendukung Anies tidak sepenuhnya mengikuti Anies untuk memilih Pramono-Rano. Sedangkan pemilih Pramono-Rano sebaliknya malah enggan mendukung karena adanya Anies mengendorse pasangan tersebut," sambungnya.

Lagi pula, dukungan Anies kepada Pramono-Rano tidak akan berdampak signifikan, sebab tidak semua masyarakat mendukung Anies. Sebagaimana tercermin pada Pilpres 2024, di mana pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka justru keluar sebagai pemenang di wilayah tersebut.

"Harapan terdongkraknya suara dari pemilih Anies untuk Pramono-Rano tidak signifikan sebab Anies tidak sepenuhnya didukung oleh masyarakat Jakarta," ungkapnya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.