Evaluasi Hasil Pilkada 2024, Partai Golkar Akan Siapkan Strategi Lebih Baik

AKURAT.CO Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, memastikan, pihaknya akan melakukan evaluasi internal usai melewati tahun politik 2024, terutama terkait dengan hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).
Menurutnya, banyak daerah yang sebelumnya diperkirakan menang, namun ternyata Golkar mengalami kekalahan. Begitupun sebaliknya, banyak daerah yang diperkirakan tidak menang, justru Golkar keluar sebagai pemenang.
"Golkar di beberapa tempat yang tidak diperkirakan menang, itu menang. Dan Golkar di beberapa tempat yang diperkirakan menang, itu menjadi tidak menang," kata Bahlil saat menyampaikan pidato Refleksi Akhir Tahun 2024 dan Outlook 2025, di DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (31/12/2024).
Baca Juga: Sambut 2025, Partai Golkar Hadir dengan Slogan Baru 'Suara Rakyat, Suara Golkar'
Dia mengatakan, menang dan kalah adalah suatu hal yang biasa dalam kompetisi politik. Oleh karenanya, dia tetap memberi apresiasi kepada semua calon kepala daerah yang terlibat, baik yang menang maupun kalah.
"Karena itu yang menang, kita akan tetap mengapresiasi dan Golkar mengatakan bahwa jangan jumawa. Yang kalah, kita jangan kecil hati juga, ini bagian daripada proses," ujarnya.
Kendati begitu, hasil Pilkada 2024 ini tetap akan menjadi catatan. Pihaknya juga akan akan menyiapkan strategi yang lebih jitu agar bisa memperoleh hasil lebih baik dalam pilkada berikutnya.
"Ke depan insya Allah Golkar akan membuat strategi yang lebih baik. Dan dalam politik itu kan tidak ada kata akhir, selalu koma, itu ajaran yang saya dapat dari Golkar. Jadi bagi Golkar, itu menjadi renungan dan evaluasi penting," ungkapnya.
"Tapi jangan terlalu kata menyesal yang terlalu dalam. Karena kita harus maju terus untuk ke depan. Tidak boleh mundur," sambungnya memungkasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






