Pengamat: Megawati Sebaiknya Hadapi Kasus Hukum Lewat Jalur Hukum

AKURAT.CO Pengamat Politik dari Indonesia Political Review (IPR), Iwan Setiawan, menilai, Megawati Soekarnoputri sebagai Ketua Umum PDIP sekaligus negarawan seharusnya menghadapi persoalan hukum dengan pendekatan hukum.
“Mestinya, sebagai negarawan, Megawati melawan kasus hukum melalui jalur hukum. PDIP bisa mengutus pengacara terbaik untuk mengawal proses hukum Hasto ke depan,” ujar Iwan dalam keterangannya, Jumat (21/2/2025).
Ia juga menyoroti instruksi Megawati yang beredar luas, yang menurutnya menunjukkan bahwa PDIP kini semakin mengambil sikap sebagai oposisi terhadap pemerintah.
“Melihat surat instruksi Megawati yang sudah tersebar, saya menilai PDIP secara kelembagaan menabuh genderang perang dan menegaskan diri sebagai oposisi terhadap pemerintah,” katanya.
Baca Juga: Retreat Kepala Daerah Penting untuk Sinergi Pemerintah Pusat dan Pemda
Menurut Iwan, PDIP tampaknya melihat penetapan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka dan penahanannya oleh KPK sebagai tindakan bermuatan politik, yang berkaitan dengan ketegangan antara PDIP dan Presiden Joko Widodo.
“Bagi PDIP, Jokowi dianggap sebagai aktor utama di balik kasus ini,” jelasnya.
Namun, Iwan menilai, posisi Jokowi saat ini masih sangat kuat, terbukti dari kehadirannya dalam HUT Partai Gerindra ke-17 beberapa waktu lalu, yang menunjukkan kedekatannya dengan pemerintahan saat ini.
“Posisi Jokowi semakin solid bersama pemerintahan saat ini. Kedekatan itu terlihat jelas dalam puncak HUT Gerindra beberapa hari lalu,” katanya.
Iwan pun memprediksi bahwa konflik antara PDIP dan Jokowi masih akan terus berlanjut.
“Menurut saya, drama politik ini akan berlanjut ke episode berikutnya. Kita lihat saja bagaimana ujung konflik antara PDIP dan Jokowi ke depan,” pungkasnya.
Baca Juga: Golkar: Kader Terpilih Harus Berjuang untuk Rakyat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal







